Login / Daftar
Sudah Ada Gugatan atau Tanah Sudah Dibeli Orang Lain? Pembatalan Sertifikat Bisa Tertutup 1:24
0:00
1:24

Sudah Ada Gugatan atau Tanah Sudah Dibeli Orang Lain? Pembatalan Sertifikat Bisa Tertutup

Aditya Sewanggara PROFESIONAL HUKUM / AHLI TATA KELOLA & KETENAGAKERJAAN 3 Batch 3 Kelas
Pembatalan produk hukum pertanahan, termasuk sertifikat, dapat dilakukan karena dua hal: adanya cacat administrasi dan/atau cacat yuridis, atau sebagai pelaksanaan putusan pengadilan. Yang jarang diketahui adalah batasannya. Kalau atas objek tanah yang sedang disengketakan itu sudah ada gugatan atau sita, keputusan pembatalan tidak dapat ditindaklanjuti. Dan kalau haknya sudah beralih ke pihak ketiga yang tidak menjadi pihak dalam perkara serta memperolehnya dengan itikad baik, pembatalan tidak dapat dilakukan begitu saja. Pihak ketiga itu mendapat perlindungan hukum. Artinya jalan untuk membatalkan produk hukum yang cacat bisa tertutup oleh peristiwa yang terjadi di luar kendali pemohon, dan waktu ikut menentukan hasilnya. Expert: Aditya Sewanggara Materi ini bagian dari kelas "Mengurus PKKPR: Cara Efektif Mendapatkan Persetujuan Pemanfaatan Ruang" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/ppr/ #PembatalanSertifikat #SertifikatTanah #SengketaPertanahan #HukumPertanahan #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Nah, kemudian ee ada beberapa penyelesaian sengketa per ee penyelesaian sengketa dalam permain ATR BPN tadi itu ada juga ee bentuk yaitu adalah pembatalan produk hukum. Nah, di dalam peraturan tersebut pembatalan produk hukum dapat dilakukan jika jika ada dua hal. Pertama cacat administrasi dan atau yuridis atau yang kedua pelaksanaan putusan pengadilan. Batasannya apa? batasannya adalah jika misalnya ee bahwa jika misalnya tidak ada gugatan. Jadi, jika misalnya ee sudah ada gugatan maka pembatalan tidak dapat dilakukan. Nah, itulah maksud saya. Jika sudah ada gugatan atau sita untuk tanah tersebut yang sedang bersengketa atau objek tersebut yang sedang disengketakan, maka tidak bisa dilakukan pembatalan. Nah, kemudian ee pembatalan juga tidak dapat dilakukan jika hak telah beralih ke pihak ketiga. Misalnya objek sengketa antara pihak dan pihak ke B, ternyata objeknya sudah pindah ke pihak ketiga, pihak ke C. Nah, ini tidak bisa dipembatalkan. Ada pihak ketiga tidak terlibat dalam berkala, terus kemudian pihak ketiga beritikat baik. Jadi misalnya saya membeli tanah dari objek sengketa itu dengan ee etikat baik dengan cara yang baik, maka itu kami saya mendapatkan perlindungan hukum maka tidak bisa dibatalkan produk hukumnya secara serta-merta. [musik] Yeah.