Login / Daftar
Apa Itu PBG Kolektif dan Kapan Perumahan Bisa Pakai Satu PBG 1:35
0:00
1:35

Apa Itu PBG Kolektif dan Kapan Perumahan Bisa Pakai Satu PBG

Emmanuel Ariananto Konsultan Hukum di bidang Lingkungan Hidup, Duta KORPRI Kementerian Sekretariat Negara, dan Mediator Bersertifikat 28 Batch 8 Kelas
Pengembang yang membangun banyak rumah dalam satu kawasan tidak perlu mengurus PBG satu per satu. Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021 menyediakan jalur PBG kolektif, dan syaratnya spesifik. Kumpulan bangunan gedung yang dibangun dalam satu kawasan wajib menggunakan penyedia jasa. Kumpulan bangunan itu harus dimiliki oleh perorangan atau badan hukum yang sama pada saat PBG diajukan. Dan yang paling menentukan: bangunan-bangunan itu harus memiliki rencana teknis yang sama. Kalau ketiganya terpenuhi, yang terbit adalah PBG kolektif. Konsekuensinya di lapangan, satu PBG kolektif hanya menaungi rumah dengan ukuran dan rencana teknis yang sama. Perumahan dengan beberapa kluster berbeda biasanya dipecah per kluster, bukan disatukan atas nama satu permohonan. Dalam pendaftaran konsultasi PBG kolektif, dokumen rencana teknis wajib dilengkapi dokumen masterplan kawasan beserta gambar detailnya. Pemeriksaan dokumen rencana teknis dan masterplan kawasan itu dilakukan oleh TPA, jadi konsultasinya langsung ke tim penilai ahli. Expert: Emmanuel Ariananto Waluyo Adi Materi ini bagian dari kelas "Persetujuan Bangunan Gedung dan Sertifikat Laik Fungsi" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/pbg/ #PBGKolektif #PBG #Perumahan #PerizinanBangunan #BangunanGedung #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Nah, ini saya juga sampaikan terkait PBG kolektif kan pasti banyak yang terkait perumahan-perumahan bahwa memang dalam PP nomor 16 juga sudah mengatur PBG kolektif yang mana di pasal 281 menyebutkan untuk PBG kolektif yang perumahan pembangunan kumpulan bangunan gedung yang dibangun dalam suatu kawasan harus menggunakan penyid di jasa. Jadi mau enggak mau harus ada pihak ketiga. Ayat 2. Kumpulan bangunan gedung sebagaimana dimasuk pada ayat 1 dimiliki oleh perorangan atau badan hukum yang sama saat PBG diajukan. Ayat 3. Kumpulan bangunan gedung yang dibangun dalam satu kawasan yang dan memiliki rencana teknis yang sama diterbitkan PBG kolektif. Jadi ini PBG-nya untuk ukuran rumah yang sama. Kalau beda kluster itu biasanya ada ee terpisah nih PBG kolektif seperumahan atas nama dirinya atau dipecah-pecah per kluster. Ayat 4. Dalam pendaftaran konsultasi PBG kolektif dokumen secara teknis dilengkapi dengan dokumen masterpl kawasan. Itu biasanya kan untuk kawasan tuh ada gambarnya tersendiri ya. Nah, itu biasanya tergantung master plan-nya karena kan bagian dari syarat administratif. Kemudian ayat 5 disebutkan dalam hal proses konsultasi pemeriksaan dokumen teknis dan dokumen masterpl kawasan itu dilakukan oleh TPA. Jadi konsultasi itu langsung ke tim penilai ahlinya. [musik] Yeah.