Login / Daftar
Kenapa Auditor Hukum Harus Turun ke Lapangan, Bukan Cuma Baca Dokumen 1:12
0:00
1:12

Kenapa Auditor Hukum Harus Turun ke Lapangan, Bukan Cuma Baca Dokumen

Aditya Sewanggara PROFESIONAL HUKUM / AHLI TATA KELOLA & KETENAGAKERJAAN 3 Batch 3 Kelas
Penelusuran data audit hukum punya beberapa sumber: dokumen fisik, dokumen online, kantor auditi, dan kunjungan lapangan. Yang terakhir sering dianggap pelengkap, padahal justru di situ ketidaksesuaian paling sering ketahuan. Contoh yang diceritakan expert di kelas ini: pembangunan jalan masuk tambang untuk dilewati truk. Di dokumen fisik dan dokumen online, lebar jalannya tercatat sekian meter. Setelah dicek langsung di lapangan, lebarnya tidak sesuai, dan material aspal yang dipakai kontraktor juga tidak sesuai. Fakta hukum di tiga sumber dokumen berbanding terbalik dengan yang ada di lapangan. Selisih semacam itu yang kemudian jadi temuan dan masuk ke laporan hasil audit hukum. Kalau kunjungan lapangan dilewati, temuannya tidak pernah muncul, dan laporan audit cuma memindahkan isi dokumen tanpa menguji kebenarannya. Expert: Aditya Sewanggara. Materi ini bagian dari kelas "Persiapan Sebagai Subjek Audit" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim atau perusahaan: https://taalenta.id/aud/ #AuditHukum #LegalAudit #KunjunganLapangan #TemuanAudit #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Nah, Bapak dan Ibu, pengalaman saya adalah ketika melakukan kunjungan lapangan ee kunjungan ketika saya melakukan kunjungan lapangan itu benar-benar fakta hukum yang saya kami yang saya temukan di dalam tiga dokumen, dokumen fisik, dokumen online, dan kantor audit ini berbanding terbalik dengan yang ada di kunjungan lapangan. Sebagai contoh adalah ketika ee ketika ada pembangunan ee ketika ada pembangunan jalan untuk masuk tambang, untuk masuk mobil atau truk tambang. Nah, di dalam dokumen fisik, dokumen online yang kami temukan ee sebagai contoh ya, itu adalah lebarnya misalnya kita anggap sekitar 15 m atau 20 m lah atau kita bisa anggap lebarnya sekitar 8 m. Nah, tetapi setelah kita cek dalam kunjungan lapangan, ternyata lebar ini tidak sesuai dan material aspal yang digunakan oleh kontraktor yang membuat jalan tambang itu juga tidak sesuai. Nah, itulah yang terkadang kita menjadi temuan dan inilah yang kemudian menjadi ee catatan bagi kami seorang auditor hukum di dalam laporan hasil audit hukum. [musik] Yeah.