Login / Daftar
Cara Menulis Pengalaman Organisasi di CV Biar Dilirik HR 1:17
0:00
1:17

Cara Menulis Pengalaman Organisasi di CV Biar Dilirik HR

Dimas Juni Kristianto Spesialis HR Strategis & Pengembangan Tim 2 Batch 2 Kelas
Pengalaman organisasi yang cuma ditulis "bertanggung jawab dalam kegiatan acara kampus" terlalu umum dan sering diabaikan HR. Deskripsi seperti itu tidak menunjukkan apa yang kamu lakukan (Action) maupun hasilnya (Result), jadi perekrut tidak bisa melihat dampakmu. Perbaikannya pakai pola STAR: ubah kalimat umum jadi konkret dan terukur. Contohnya, dari "bertanggung jawab atas acara" menjadi "mengoordinasi 12 panitia, mengelola anggaran Rp10 juta, dan meningkatkan partisipasi peserta 40% dibanding tahun sebelumnya". Angka dan peran spesifik itulah yang membuat pengalaman organisasi terlihat berbobot. Expert: Dimas Juni Kristianto. Materi ini bagian dari kelas "Optimalisasi CV untuk Beasiswa, Studi Luar Negeri, dan Rekrutmen Kerja" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/ocv/ #CV #PengalamanOrganisasi #TipsCV

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

itu di kasus ya. Kasus yang pertama, Budi menulis semua pengalaman organisasinya tapi deskripsinya hanya bertanggung jawab dalam kegiatan acara kampus ya. Pengalaman organisasi ya yang pertama BMFH UII ketua acara bertanggung jawab dalam kegiatan seminar hukum internasional. Himpunan mahasiswa anggota mengikuti rapat dan membantu kegiatan sosial masyarakat. Apa yang kurang dari deskripsi ini kira-kira teman-teman? Kita pecahkan ya. Oke, bagian yang di-highlight masalahnya deskripsi terlalu umum ya, bertanggung jawab cuman gitu doang. Tidak menunjukkan apa yang dilakukan action-nya, result-nya tidak ada. HR tidak bisa melihat impact-nya apa. Seperti itu. Terlalu umum. Oke, lanjut. Budi menulis semua pengalaman organisasi dengan organisasinya, tapi deskripsinya hanya bertanggung jawab dalam kegiatan acara kampus. Apa yang kurang dari deskripsi ini tadi? Berarti kurang metode star-nya seperti itu. Harusnya mengkoordinir 12 panitia mengelola anggaran 10 juta dan meningkatkan partisipasi peserta 40% dibanding tahun sebelumnya. Seperti itu ya. Studi kasus yang pertama. Yeah.