Login / Daftar
Survei SLF Gedung Lama Menguji Kuat Tekan Beton Eksisting, Bukan Cuma Cek Dokumen 1:10
0:00
1:10

Survei SLF Gedung Lama Menguji Kuat Tekan Beton Eksisting, Bukan Cuma Cek Dokumen

Emmanuel Ariananto Konsultan Hukum di bidang Lingkungan Hidup, Duta KORPRI Kementerian Sekretariat Negara, dan Mediator Bersertifikat 28 Batch 8 Kelas
Banyak yang mengira mengurus SLF bangunan lama cukup mengumpulkan berkas. Yang terjadi di lapangan adalah survei teknis, dan bangunannya diperiksa fisik. Tahapannya dimulai dari persiapan: inisiasi studi, konsolidasi tim, pemantapan metodologi, dan koordinasi dengan penilik. Lalu persiapan survei, yaitu pemilihan metode survei, penyiapan formulir dan perlengkapan, penentuan titik serta jumlah sampel survei, dan pengenalan wilayah studi. Pengumpulan datanya lewat survei primer di tiga bidang. Tinjauan arsitektur memeriksa penghawaan, pencahayaan, dan sanitasi. Tinjauan struktur memeriksa kuat tekan beton eksisting dan pengukuran dimensi elemen struktur. Tinjauan MEP memeriksa sistem sanitasi dan plumbing untuk air bersih dan air kotor, pengelolaan air hujan, limbah padat dan cair, sistem penangkal petir, sistem tata udara, sistem komunikasi, sampai sistem drainase. Setelah itu tahap analisis dan finalisasi laporan hasil tinjauan Tim Pengkaji Teknis, lalu penyempurnaan substansial dan editorial sesuai masukan Tim Ahli Bangunan Gedung. Dari survei sampai rapat diskusi teknis, expert menyebut praktiknya biasa memakan waktu sekitar dua bulan. Expert: Emmanuel Ariananto Waluyo Adi Materi ini bagian dari kelas "Persetujuan Bangunan Gedung dan Sertifikat Laik Fungsi" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/pbg/ #SLF #BangunanEksisting #KuatTekanBeton #PengkajiTeknis #SertifikatLaikFungsi #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Lalu ada persiapan survei tentunya nanti ada formulir terkait juga ada pengenalan wilayah studi. Lalu sampai dikumpulkan data ada pelaksanaan survei primer yaitu tinjauan arsitekturitas dan sampai. Nah, kalau arsitektur akan dicek penghawaannya, pencahayaannya, sanitasi. Kalau yang distruktur yang ditinjau adalah kuat tekan back existing, pengukuran dimensi elemen struktur. Sedangkan tinjauan MIP puncak akan yaitu sistem sanitasi kambing, lalu hujan, sistemal petil, tata udara dan seterusnya. Lalu juga akan dilakukan tahap analisis yaitu identifikasi tinjauan di atas tadi. Lalu sampai laporan hasil tinjauan potasi teknis nantinya disempurnakan substansial dan editorial sesuai masukan dari tim ahli bangunan gedung eh tahapan tim tadi. Nah, untuk secara timeline pada praktiknya biasanya itu dimulai dari untuk minggu 1 sampai 8 itu biasanya dilakukan survei survei kemudian penyusunan draf ada rapat diskusi teknis jadi dalam waktu sekitar 2 bulan [musik]