Login / Daftar
Apa Bedanya Pendekatan Outcome dan Problem dalam NLP 1:16
0:00
1:16

Apa Bedanya Pendekatan Outcome dan Problem dalam NLP

Kunto Wibisono Praktisi NLP & Fasilitator SDM 5 Batch 1 Kelas NLP, Neuro-Linguistic Programming, Dosen, Fasilitator Pengembangan SDM
Dalam NLP ada dua cara memandang satu situasi yang sama. Pendekatan problem-oriented berangkat dari masalahnya: apa yang salah, lalu di mana akar masalahnya. Pendekatan outcome-oriented berangkat dari pertanyaan yang berbeda, yaitu apa yang sebenarnya ingin saya wujudkan. Kunto Wibisono menjelaskan bedanya lewat satu pertanyaan sederhana: apa yang ingin Anda lakukan saat ulang tahun ke-80 Anda dirayakan? Jawaban atas pertanyaan itu adalah outcome, bukan daftar masalah. Menurutnya, orang yang mendahulukan outcome cenderung lebih rileks saat merencanakan sesuatu, karena caranya dicari belakangan. Outcome adalah pilar pertama dari empat pilar NLP. Tiga sisanya adalah kepekaan indrawi, fleksibilitas perilaku, dan rapport. Expert: Kunto Wibisono, S.E., M.Si., CHRA., CP. NLP Materi ini bagian dari kelas "NLP: Neuro-Linguistic Programming" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/nlp/ #NLP #NeuroLinguisticProgramming #Outcome #PengembanganDiri #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Nah, di sini ada beberapa ee catatan penting ya. J kalau dalam NLP itu lebih ya ada jadi ada dua pendekatan nih, outcome sama problem ya. Kalau problem oriented itu adalah berorientasi untuk memecahkan masalah kemudian menemukan akar masalah. Sementara kalau NLP itu lebih apa sih yang ingin saya cari? Jadi berbeda. Outcome itu lebih ke bagaimana kita memutuskan apa yang saya inginkan. Makanya tadi ada pertanyaan, apa yang ingin Anda lakukan ketika ulang tahun usia 80 Anda dirayakan? Itu outcome. Saya pengin menikmati hidup. Saya pengin apa, pengin apa? Pengin apa? Itu outcome. Nah, memikirkan outcome kenapa orang itu kadang ee bisa lebih enjoy karena itu bisa menerapkan dalam diri kita itu ada sugestinya. [musik] Yeah.