Login / Daftar
Apa Bedanya Komunikasi Asertif, Agresif, dan Pasif 1:35
0:00
1:35

Apa Bedanya Komunikasi Asertif, Agresif, dan Pasif

Saat antrean panjang dan tiba-tiba ada yang menyelak, tiga orang bisa bereaksi dengan tiga cara yang berbeda. Orang dengan pola komunikasi agresif cenderung marah-marah, nadanya meninggi, dan berujung pada tindakan destruktif seperti mendorong orang yang menyelak antrean. Orang dengan pola pasif diam saja dan merasa tidak berdaya, karena tidak ingin jadi pusat perhatian kalau menegur. Orang dengan pola asertif bicara jelas dan tegas soal apa yang dia mau dan dia butuhkan, tapi tetap memakai bahasa yang baik saat menyampaikan haknya. Jadi komunikasi asertif bukan ngotot, dan bukan pula diam saja. Ngotot itu agresif, diam tidak berdaya itu pasif. Expert: SBS Institute Materi ini bagian dari kelas "Seni Komunikasi Asertif di Dunia Kerja : Freedom to Express Your Thought" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/kad/ #KomunikasiAsertif #KomunikasiAgresif #KomunikasiPasif #SeniKomunikasi #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Nah, di sini ada contoh kasus. Saat kamu sedang mengantri, antriannya sangat panjang dengan susah payah dan butuh kesabaran, tiba-tiba nih ada yang menyelak antriannya. Kalau orang dengan pola komunikasi yang agresif, dia akan cenderung marah-marah, terus nadanya meninggih, raut wajahnya, mimik mukanya seram gitu ya, tegas banget gitu. Dan yang terakhir adalah cenderung melakukan tindakan yang destruktif, yaitu mendorong orang yang menyelak antriannya langsung didorong aja misal sampai jatuh. Nah, itu adalah orang-orang dengan tipe komunikasi yang agresif. Kalau tipe komunikasi yang pasif, dia akan diam aja, tidak berdaya sama sekali gitu ya. Karena tidak ingin jadi pusat perhatian apabila menegur. Jadi enggak enakan orangnya tuh atau kalau istilah sekarang mah people pleaser gitu ya. Jadi itu adalah tipe orang dengan komunikasi yang pasif. Tapi kalau orang dengan komunikasi yang asertif, dia bicaranya akan jelas, dia bicaranya akan tegas maunya seperti apa, butuhnya kayak gimana gitu ya. Serta menggunakan bahasa yang baik dalam menyampaikan hak-haknya. Jadi sebenarnya komunikasi aset itu kayak gimana? hanya jelas dan [musik]