Login / Daftar
Apa Bedanya Faktur Pajak Standar, Pengganti, dan Faktur Pajak Batal 1:13
0:00
1:13

Apa Bedanya Faktur Pajak Standar, Pengganti, dan Faktur Pajak Batal

Lili Fajri Dailimi Certified Tax Consultant / Tax Specialist / Tax Compliance / Tax Audit / Account 5 Batch 5 Kelas
Tiga jenis faktur pajak sering tertukar padahal tujuannya berbeda sama sekali. Faktur standar dipakai untuk transaksi normal. Faktur pengganti dipakai untuk mengoreksi kesalahan. Faktur batal dipakai ketika transaksinya sendiri gagal. Dasar penerbitannya juga berbeda. Faktur standar terbit atas penyerahan barang atau jasa kena pajak. Faktur pengganti terbit karena fakturnya salah atau keliru. Faktur batal terbit karena transaksinya batal. Waktu penerbitannya yang paling sering terlewat. Faktur standar dibuat saat penyerahan. Faktur pengganti masih boleh dibuat sebelum PKP diperiksa. Faktur batal sebaiknya dilakukan sebelum SPT dilaporkan. Satu batas praktis yang jarang disebut: faktur pengganti hanya bisa memperbaiki deskripsi barang, kuantitas, dan harga. Kalau yang salah adalah identitas pembeli, identitas penjual, atau kode transaksi faktur, jalurnya bukan faktur pengganti melainkan pembatalan. Expert: Lili Fajri Dailimi Materi ini bagian dari kelas "eFaktur & SPT Masa PPN dengan Coretax" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/fsm/ #FakturPajak #FakturPengganti #PPN #Coretax #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

apa summary ya dari perbedaan ketiga faktor tersebut. Jadi kalau misalkan yang standar tentu transasinya normal ya. Nah, faktor pengganti ini ada koreksi kesalahan, kemudian faktor batal pembatalan transaksi ya, kemudian dasar penerbitannya dan juga waktu penerbitan. Nah, untuk faktor pajak pengganti sekarang gitu ya, Bapak, Ibu. Ee itu dia memang hanya terbatas untuk item-item yang terkait dengan tadi ya, deskripsi barang ya, kemudian quantity, kemudian juga harga gitu ya. Kalau terkait dengan identitas pembeli dan juga penjual ya tentunya tidak bisa dilakukan pembetulan termasuk kalau Bapak Ibu salah kode faktur pajak ya. Jadi ee pajak itu kan dia ada kode-kodenya ya, ada kode dari 01 sampai 10 sekarang ya, ada 10 kode. Nah, kalau misalkan Bapak Ibu salah gitu ya, harusnya misalkan kode 0 ee 4 gitu ya yang transaksi biasa ya, Bapak Ibu bikin yang 05 ya, itu juga berpengaruh gitu ya dan itu tidak bisa dilakukan pengganti tapi harus pembatalan. [musik] Yeah.