Login / Daftar
Wajib Pajak dengan Banyak Harta Harus Memperbarui Satu per Satu di SPT Tahunan Coretax 1:32
0:00
1:32

Wajib Pajak dengan Banyak Harta Harus Memperbarui Satu per Satu di SPT Tahunan Coretax

Ikhwan Catur Rahmawan, S.M, MBA, CPS Managing Partner Logitax · Pengalaman 9+ Tahun di DJP 31 Batch 9 Kelas Accounting and Tax, Business Management, Business Law, Public Speaking
Pengisian harta di SPT Tahunan lewat Coretax jauh lebih rinci daripada sebelumnya. Kendaraan yang dibeli bekas dan belum balik nama harus disebut atas nama siapa. Kalau atas nama orang lain, NIK pemiliknya ikut diinput; kalau dibelinya dari perusahaan, yang diinput NPWP perusahaan itu. Tanah dan bangunan meminta luas tanah, luas bangunan, sampai nomor sertifikatnya. Rekening meminta nomor rekening. Konsekuensinya paling terasa bagi yang daftar hartanya panjang. Data tahun sebelumnya terbawa ke Coretax, dan tiap baris harus dibuka lalu diperbarui satu per satu, termasuk nilainya saat ini. Semakin banyak harta yang pernah dilaporkan, semakin besar pekerjaan rumahnya. Expert: Ikhwan Catur Rahmawan, S.M, MBA, CPS. Materi ini bagian dari kelas "PPh Potput - Unifikasi & 21 dengan Coretax" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim atau perusahaan: https://taalenta.id/ppc/ #SPTTahunan #Coretax #DaftarHarta #PajakOrangPribadi #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Kemudian terkait dengan harta-harta itu juga ada pengisian detailnya. Contohnya kayak gini lagi. Misal kita punya mobil atau motor, harta bergerak ya, kendaraan gitu ya, belum balik nama. Jadi kita belinya second, belum balik nama tuh ke nama kita. Nanti kita harus mengisikan di situ hartanya milik siapa? Atas nama diri sendiri atau atas nama orang lain. Kalau atas nama orang lain, kita harus menginputkan NIK-nya. repotnya di situ. Kita harus tahu siapa pemilik kendaraan sebelum ini tadi dan berapa NIK-nya. Atau kalau kita belinya dari perusahaan ya misalnya jadi lelangan dari perusahaan gitu ya dan balik nama kita inputkan NPW perusahaannya. Contoh yang lain untuk ee harta kayak tanah dana atau bangunan itu kita harus ngisi detail luas tanah luas tanahnya berapa, luas bangunannya berapa, SHM-nya nomor berapa, kayak gitu-gitu. Kalau untuk rekening kita harus nginputin nomor rekeningnya. Nanti saya tunjukin nih terkait dengan harta seperti itu ya. Detailnya ada banyak banget yang belum kita isi. Jadi kalau tahun sebelumnya kita hartanya ada banyak banget. Katakanlah ada 1000 harta yang kita inputkan di SPT tahunan gitu ya. nanti akan jadi PR di kort karena kita harus ngupdate satu persatu dan kalau ngupdate satu persatu harus dibuka satu persatu karena kan data yang tahun kemarin akan kebawa di kortex ya akan kebawa dan kita harus mengupdatein nilainya berapa yang saat ini dan detail-detail yang lainnya. Yeah.