Login / Daftar
Metode Cascading COBIT Terlalu Subjektif? Ini Cara Mengatasinya 1:19
0:00
1:19

Metode Cascading COBIT Terlalu Subjektif? Ini Cara Mengatasinya

M Diaz Permana IT GOVERNANCE MANAGER 8 Batch 3 Kelas
Metode goal cascading praktis untuk menentukan ruang lingkup asesmen COBIT, tapi punya kelemahan: cenderung subjektif. Proses memetakan misi organisasi ke enterprise goal menyimpan ruang penilaian pribadi yang bisa berbeda antar orang. Solusinya, cascading dikombinasikan dengan metode design factor yang lebih rigid. Faktor-faktornya sudah jelas dan penilaiannya memakai scoring berbasis form, sehingga hasil ruang lingkupnya lebih komprehensif, lebih valid, dan risiko subjektivitasnya berkurang. Expert: M Diaz Permana. Materi ini bagian dari kelas "COBIT 2019: Menjaga Keamanan Siber melalui Peningkatan Kematangan TI" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/cob/ #COBIT2019 #ITGovernance #CyberSecurity

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Tapi kalau misalnya untuk Bapak Ibu yang di organisasi lain yang regulasinya belum mengatur soal itu atau bahkan enggak ada enggak ada kebutuhan regulasi untuk dipatuhi, nah bisa menggunakan salah satunya dengan eh goost casing ini. Nah, yang ketiga adalah yang ingin saya sampaikan sebenarnya metode ini pun juga punya kelemahan juga punya ee apa istilahnya juga punya kelemahan lah. kelemahannya adalah ee punya kecenderungan untuk terlalu subjektif gitu. Karena kan tadi cara kita memapping dari misi kemudian ke interpr course itu kan ee ada sisi subjektifnya di sana gitu ya. Meskipun dari enterprise ke bawah itu by covid gitu. Nah, makanya biasanya di penerapannya itu dikombinasikan antara cascading dari eh ada antara penentuan ruang lingkup dari dengan cascading dengan menggunakan desain faktor yang nanti kita akan bahas satu pekan depan itu dicombine hasilnya. Jadi supaya lebih lebih komprehensif dan lebih valid seperti itu. Karena yang di desain factor nanti sudah lebih rigid karena faktor-faktornya udah jelas. Kemudian cara penilaiannya juga dengan scoring by form. Jadi sudah lebih ee mengurangi resiko