Login / Daftar
Apa Beda Bahaya dan Risiko dalam K3? Ini Analoginya 1:17
0:00
1:17

Apa Beda Bahaya dan Risiko dalam K3? Ini Analoginya

Johnny Harto Putro QMS and HSE MS Consultant and Trainer / CSMS Consultant / ToT 4 BNSP / Lead Auditor ISO 9001:2015 / Auditor ISO 45001:2018 / Auditor ISO 14001:2015 / ISO 55001:2014 16 Batch 7 Kelas
Bahaya adalah sumber yang berpotensi menimbulkan kerugian. Risiko baru muncul ketika ada aksi terhadap bahaya itu: bahaya + aksi = risiko. Besar kecilnya risiko ditentukan oleh dua hal, yaitu kemungkinan (likelihood) dan tingkat keparahan (severity). Lewat analogi orang di pinggir pantai berisi ikan hiu, Johnny Harto Putro menjelaskan kenapa keduanya sering tertukar. Materi dari kelas Pelatihan dan Sertifikasi Ahli K3 Umum BNSP bersama Johnny Harto Putro. Cek jadwal dan rekaman kelas di https://taalenta.id/aku/ #k3 #keselamatankerja #ahlik3umum #manajemenrisiko #smk3

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Ya. Jadi bahaya plus action jadilah resiko. Di mana resiko ini dipengaruhi oleh kemungkinan paparan frekuensi atau disebut likehood dan juga dipengaruhi oleh dampak akibat, konsekuen atau severity. Nah, orang yang menceburkan diri ke laut tadi dikatakan berisiko tinggi jika dia semakin lama berenang di laut tersebut. Karena kemungkinan tergigit ikan hiunya akan menjadi lebih besar. Kalau dia cuman nyemplung terus langsung naik lagi, ya ikan hiunya mungkin belum ngeh kalau ada orang nyemplung. Tapi kalau dia renang dari utara ke selatan, selatan ke utara, wah resikonya semakin tinggi apa? Tergigit ikan hiunya. Itu dari frekuensinya atau likehood-nya. [musik] H