Login / Daftar
Biaya Hidup Direktur Ditanggung Perusahaan, Ini yang Terjadi Saat Diperiksa 1:20
0:00
1:20

Biaya Hidup Direktur Ditanggung Perusahaan, Ini yang Terjadi Saat Diperiksa

Ikhwan Catur Rahmawan, S.M, MBA, CPS Managing Partner Logitax · Pengalaman 9+ Tahun di DJP 28 Batch 8 Kelas Accounting and Tax, Business Management, Business Law, Public Speaking
Sebuah perusahaan mencatat akun directors receivable, atau piutang pemegang saham, yang nilainya mencapai miliaran rupiah dalam satu tahun. Ketika ditelusuri, isinya bukan pinjaman. Itu adalah seluruh biaya hidup direkturnya selama berada di Indonesia, mulai dari tempat tinggal sampai pengeluaran keluarganya, yang ditanggung penuh oleh perusahaan. Angka sebesar itu, di akun yang sama, berulang tiap tahun, adalah hal pertama yang dilihat pemeriksa. Hasilnya, pengeluaran tersebut diperlakukan sebagai dividen terselubung. Yang menanggung pajaknya bukan perusahaan, melainkan orang pribadi penerimanya, dengan tarif PPh final 10 persen dari total nilai yang dikoreksi. Cerita ini datang dari pendampingan pemeriksaan yang benar-benar terjadi, bukan dari contoh di buku. Expert: Ikhwan Catur Rahmawan, S.M, MBA, CPS Materi ini bagian dari kelas "Masterplan Pajak: Strategi Komprehensif Mengoptimalkan Beban Pajak Perusahaan" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim atau perusahaan: https://taalenta.id/mpp/ #DividenTerselubung #PemeriksaanPajak #KoreksiFiskal #PajakPerusahaan #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Ini pernah kejadian di satu PT karena pemeriksaan waktu itu saya dampingi juga. Jadi di akunnya si ee perusahaan itu ada membebankan directors receivable gitu. Directors receivable ini jumlahnya enggak masuk akal dalam 1 tahun miliaran. Ya, ketika saya tanya ini data si itu apa? Apakah ini dividen? Oh, enggak. Ini adalah perusahaan menanggung seluruh biaya hidup direkturnya ketika di Indonesia. Ini direkturnya orang asing. Nah, ketika direkturnya di Indonesia ditanggung seluruhnya hidup dia sama perusahaan. Termasuk bayarin dia vilanya di Bali, termasuk bayarin ee makan keluarganya dan segala macamnya. Dicatatnya di director receivable, piutang pemegang saham. Kan enggak masuk akal. Nah, ini langsung kena spot sama pemeriksa. Ini akun apa? ada segini terus nih gede banget tiap tahunnya. Akhirnya dikenakan itu sebagai dividen terselubung. Nah, dividen terselubung si orang pribadinya tadi dikenakan 10% dari total tadi. Kalau 7 M kena R00 juta dia. Nah, itu jadi yang kena bukan si PT-nya. Yang kena bisa di orang pribadinya karena dianggap menerima dividen terselubung kayak gitu cas-nya. [musik] Yeah.