Login / Daftar
Desain Database Berantakan dan Tidak Bisa Diubah, Ini Cara Mempercepat Query 1:22
0:00
1:22

Desain Database Berantakan dan Tidak Bisa Diubah, Ini Cara Mempercepat Query

Rinaldi Microsoft Certified in AI Engineer, Data Analyst, Data Scientist dan Fabric Analytics 17 Batch 7 Kelas AI Engineer, Data Analyst, Data Scientist, Machine Learning Engineer, Data Engineer, Power BI, Power Apps, Power Automate, Excel, Looker Studio, Microsoft 365 Developer, Python, SQL
Tidak semua masalah query bisa diselesaikan dengan memperbaiki desain databasenya. Di banyak proyek tabelnya sudah ratusan, dan merapikan relasi antar tabel bukan bagian dari pekerjaan yang sedang dipegang. Di klip ini Rinaldi menceritakan satu proyek yang pernah dia tangani: desain databasenya kurang bagus, subquery jadi lambat, dan mendesain ulang bukan pilihan yang tersedia. Jalan yang dia ambil adalah indexing. Cara kerjanya mirip indeks di belakang buku, alih alih membaca semua halaman untuk mencari satu topik, kita langsung tahu topik itu ada di halaman berapa. Dia juga menyebut batas klaimnya sendiri: waktu itu dia tidak mengukur berapa persis selisih waktu sebelum dan sesudah indeks dipasang. Expert: Rinaldi, S.Kom., M.Eng. Materi ini bagian dari kelas "SQL & Python Untuk Data Analisis" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/sqp/ #SQL #Indexing #DataAnalyst #QueryLambat #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

saya pakai subquery lama efeknya jadinya waktu itu cara saya adalah saya enggak mungkin untuk ng-edesain ulang database-nya enggak mungkin karena tabelnya udah udah ratusan gitu ya enggak mungkin saya harus desain gitu ya pun kerjaan saya di sana bukan untuk e ng-edesain database gitu ya saya hanya untuk ee waktu itu kebetulan hanya untuk ee data data analisnya aja kebetulan saya waktu itu managernya ee project-nya ya jadi fokus US kami hanya di ee membuat dashboard-nya gitu. Jadi saya narik data karena dia lama gitu ya, karena desainnya juga kurang bagus. Jadinya waktu itu saya akalin dengan cara membuat indexing, Pak. Jadi indexing ini caranya adalah jadi kita kasih nomor setiap data itu dikasih nomor. Efeknya ketika nanti kita udah kasih nomor dia itu nanti jauh lebih cepat, Pak nyari data. Sama seperti kita buka buku kan ada indeks ya, Pak ya. indeks gempa ada di halaman sekian. Nah, jadi kita sudah tahu tuh di mana aja dia baris ke berapa gitu. Jadi ee saya pakai waktu itu indeks dan cukup membantu ee loading-nya bisa lebih cepat gitu. Tapi saya enggak enggak compare ya waktu itu berapa perbedaan waktunya enggak. [musik] Yeah.