Login / Daftar
Apa Itu Prinsip Pareto 80/20 dalam Quality Control? 1:15
0:00
1:15

Apa Itu Prinsip Pareto 80/20 dalam Quality Control?

M Husni Mubarok EXPERT IN Lean Manufacturing, Maintenance Management, and Production Planning. 5 Batch 3 Kelas
Prinsip Pareto dipakai untuk memutuskan masalah mana yang dikerjakan lebih dulu. Pola yang sering muncul: sekitar 80 persen masalah berasal dari sekitar 20 persen penyebab, jadi perbaikan diarahkan ke sedikit penyebab terbesar, bukan ke semuanya sekaligus. Pareto diagram adalah gabungan grafik batang dan grafik garis. Batangnya menunjukkan jumlah tiap jenis defect, diurutkan dari yang paling banyak ke paling sedikit. Garisnya menunjukkan persentase kumulatif. Begitu garis kumulatif menyentuh sekitar 80 persen, jenis defect di sebelah kirinya itulah yang jadi prioritas improvement. Sisanya bukan berarti tidak penting, tapi dampaknya jauh lebih kecil untuk usaha yang sama. Satu catatan yang sering terlewat: 80/20 itu aturan praktis, bukan hukum pasti. Angkanya bisa 75/25 atau 85/15 tergantung datanya. Yang penting bukan angkanya, melainkan urutan prioritasnya keluar dari data, bukan dari perasaan. Expert: Muhammad Husni Mubarok. Materi ini bagian dari kelas "QA/QC Operation: Mengintegrasikan Kualitas ke dalam Setiap Proses" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim atau perusahaan: https://taalenta.id/qac/ #QAQC #QualityControl #ParetoDiagram #QC7Tools #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

askan kan ada [berdehem] prinsip paritu itu 8020 kan gitu biasanya apa itu 8020 jadi 8020 itu bisa dibilang bahwa 80% masalah itu hanya disebabkan oleh 20% penyebab [berdehem] ya. Jadi 80% masalah yang ada di perusahaan kita misal itu terkadang cuma dihasilkan oleh 20% masalah gitu. Contohnya misal nih ada pareto analisis dari defek-defek di perusahaan kita. Dari banyaknya defek gitu ya. Jadi banyaknya defect setelah kita bikin pareto diagram ternyata cuma ada 1 2 3 4 5 cuma ada lima eh defect yang menyumbang 80% dari total ee masalah yang muncul di perusahaan kita. Nah, nanti kalau mau kita lakuin analisa, kita mau ngelakuin apa namanya ee improvement, kita bisa fokus ke 80% yang paling besar dulu nih, gitu. Jadi dari ee yang pertama, kedua, ketiga, keempat atau kelima gitu. Nah, ini mungkin dari konsep paretonya. [musik] Yeah.