Login / Daftar
Apa Itu Efek Ferranti dan Kenapa Tegangan di Ujung Saluran Transmisi Malah Naik 1:36
0:00
1:36

Apa Itu Efek Ferranti dan Kenapa Tegangan di Ujung Saluran Transmisi Malah Naik

Robby Irmawan Field Engineer Power Plant Combine Cycle Gas Turbine 1 Batch 1 Kelas Power System and Power Generation System CCGT
Pada penyaluran daya jarak jauh, yang biasa terjadi adalah tegangan turun. Tapi di saluran transmisi panjang yang tidak dibebani atau bebannya kecil, tegangan di sisi penerima justru bisa lebih tinggi daripada tegangan di sisi pengirim. Fenomena ini disebut efek Ferranti. Sebabnya ada pada sifat kapasitif saluran. Saluran transmisi bisa menyimpan muatan listrik seperti kapasitor, dan makin panjang salurannya makin besar kapasitansinya. Pada saluran pendek nilai kapasitansi itu kecil sehingga tidak diperhitungkan. Begitu panjangnya masuk kisaran 250 kilometer ke atas, muatan itu terakumulasi dan berubah jadi penambah tegangan di ujung penerima. Contoh yang dibahas di kelas: tegangan kirim 765 kV pada saluran sepanjang 300 km, dan tegangan di sisi load end mencapai 807,3 kV. Efek ini bisa dikurangi ketika saluran terhubung dengan beban, atau lewat surge impedance loading (SIL). Expert: Robby Irmawan, S.T. Materi ini bagian dari kelas "Power System Analysis Using ETAP Basic to Intermediate" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/etp/ #EfekFerranti #FerrantiEffect #SaluranTransmisi #LoadFlow #ETAP #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Nah, di fenomena transmission ini ya, dia itu ada ee fenomena di mana ketika ee tegangan itu dikirimkan dari sumber, tapi di sisi penerima ini dia justru ee mengalami kenaikan tegangan di sini ya, di mana eh fenomena ini disebut dengan feranty effect ya di sini. Nah, kenapa ini bisa terjadi gitu ya. Nah, sepanjang daripada eh transmission line yang ee panjangnya lebih daripada 200 ee 50 km ini di sepanjang saluran ee kabel itu dia mempunyai ee sifat kapasitif yang terakumulasi ya. Jadi kan kalau misalkan dia terlalu pendek itu nilai kapasitansinya itu kecil sehingga ee muatan-muatan yang ada pada kabel itu dia tidak diperhitungkan ya secara rangkaian listrik. Tapi ketika panjangnya itu sampai 250 km atau bahkan lebih sehingga kapasitif ini bisa diakumul apa diakumulasikan dan menjadi sebuah penambah tegangan itu sendiri. Nah, kira-kira seperti ini contohnya ya. Jadi ada contoh misalkan ee pengirim tegangannya itu 765 kve ya dari sumbernya. Lalu kemudian ditransmisikan dengan panjang 300 km dengan menggunakan kabel ee sekian gitu ya. Namun di sisi penerima ini ya itu bisa mencapai 807 KV di sini di load end-nya. [musik] Yeah.