Login / Daftar
Ukur Dampak Kebocoran Data dari Sisi Pemilik Data, Bukan Reputasi Perusahaan 1:06
0:00
1:06

Ukur Dampak Kebocoran Data dari Sisi Pemilik Data, Bukan Reputasi Perusahaan

Dea Saka Kurnia Putra Cyber Security, Blockchain 4 Batch 2 Kelas Cyber Security & Blockchain Consultant, Developer, Community Manager, Marketing Manager, Strategic Advisor
Anggaran keamanan selalu terbatas, jadi tidak semua aset data bisa dilindungi di level tertinggi sekaligus. Pendekatan berbasis risiko dipakai untuk menentukan mana yang dikerjakan lebih dulu: kemungkinan terjadinya insiden dikalikan dampak keparahannya, lalu yang jatuh di zona merah yang diprioritaskan. Yang sering keliru bukan rumusnya, melainkan sudut pandang saat mengukur dampak. Kebanyakan organisasi menilainya dari sisi diri sendiri: kerugian finansial dan reputasi perusahaan. Dalam pelindungan data pribadi, sudut pandang itu perlu digeser lebih dulu. Dampak diukur dari sisi subjek data, yaitu seberapa fatal kerugian finansial, sosial, atau psikologis yang akan dialami pemilik data kalau datanya bocor. Reputasi organisasi tetap ikut terdampak, tapi ia bukan tolok ukur utamanya. Expert: Dea Saka Kurnia Putra Materi ini bagian dari kelas "Indonesian Privacy Law (UU PDP) Masterclass: Ensuring Compliance through ISO 27001 Best Practices" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim atau perusahaan: https://taalenta.id/plm/ #UUPDP #ManajemenRisiko #DataPribadi #KeamananInformasi #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

dan [berdehem] kalikan kemungkinan terjadinya ee peretasan dengan dampak kerugiannya. Catatan [berdehem] yang perlu kita ee underline adalah ukur dampak dari sisi subjek data, bukan ee dari sisi kita dan bukan sekedar kerugian finansial atau reputasi perusahaan kita aja, tapi dari sisi subjek datanya gitu. Jangan melulu poov-nya adalah dari sisi kita selaku pengendali data gitu. Memang [mendengus] kita selaku pengendali data atau ee misal BOD selaku pengendali data dan ee nantinya semisal kita jadi pemroses data atau DPO ya tentunya reputasi kita akan terdampak. Tapi POV ini perlu kita geser terlebih dahulu bahwa harusnya yang diprioritaskan untuk dilihat kerugiannya adalah subjek datanya dan dampak harus dinilai dari seberapa fatal kerugian finansial, sosial atau psikologis yang akan dialami oleh pemilik data atau subjek data jika data mereka bocor. [musik]