Login / Daftar
Kenapa Perusahaan Wajib Pakai Data Pribadi yang Akurat? 1:12
0:00
1:12

Kenapa Perusahaan Wajib Pakai Data Pribadi yang Akurat?

Arga Pangestu Cyber Security & Data Privacy Specialist 13 Batch 6 Kelas
Sebelum data pribadi diolah dan dianalisis, kualitasnya harus dipastikan lebih dulu: akurat, lengkap, dan terkini. Prinsip ini sering disebut integritas data, dan jadi syarat penting dalam pemrosesan data pribadi. Kalau data yang diproses ternyata salah atau usang, hasil analisis dan keputusan bisnis bisa ikut meleset. Contohnya perbankan yang mencocokkan data nasabah dengan data kependudukan, lalu meminta dokumen pendukung saat ada perbedaan, semata agar data yang dipakai benar-benar akurat. Expert: Arga Pangestu. Materi ini bagian dari kelas "Pelindungan Data Pribadi" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim atau perusahaan: https://taalenta.id/pdp/ #PelindunganDataPribadi #UUPDP #KualitasData #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Ketika kita sudah punya datanya, kita sudah expect bahwa datanya ini yang paling akurat, data ini yang paling lengkap, gitu. Makanya sebelum kita melakukan pengolahan, kita harus make sure dulu datanya itu akurat atau lengkap. Caranya bagaimana? Contoh nih, kalau di beberapa perbankan itu sudah ada kerja sama dengan pihak Duk Chapil. Jadi data yang mereka collect nanti akan dicompare dengan data Duk Capil terkait dengan data-data kependudukan. Kalau semuanya ada yang berbeda, biasanya mereka akan melakukan konfirmasi dulu atau recall nih kepada calon customernya. Kayak contohnya nih, saya ee dapat data dari ee Bapak A gitu ya. Terus ketika kita compare dengan data dukcapil ternyata alamatnya berbeda gitu. Nah, biasanya dari perbankan itu akan konfirmasi ulang. Jadi, alamat yang paling benar yang mana ya? Gitu kan. Katakanlah dari mereka bilang, "Oh, alamat yang benar itu yang di KTP sekarang atau data yang saya input." Nah, kalau kita masih ragu, biasanya kita akan minta supporting dokumen atau supporting evidence-nya. Contohnya surat keterangan dari RT RW atau surat keterangan domisili gitu ya. Nah, kenapa sih sampai seperti itu ya? karena kita pengin [musik]