Login / Daftar
MC yang Membaca Naskah Tidak Harus Terdengar Sedang Membaca 1:25
0:00
1:25

MC yang Membaca Naskah Tidak Harus Terdengar Sedang Membaca

A.M. Iqbal Faiz Public Speaking, MC & Protocol 6 Batch 2 Kelas Public Speaking, Training of Trainers, MC & Protocol
Membawa naskah ke panggung bukan masalah. Audiens baru sadar MC sedang membaca kalau kalimatnya dibacakan kata per kata. A.M. Iqbal Faiz menunjukkan satu tanda sederhana di naskah: garis miring (/) untuk jeda dan dua garis miring (//) untuk berhenti. Tulisan biasa jarang memakai koma, padahal kalimat yang diucapkan butuh tempat bernapas. Dengan tanda itu, MC cukup melirik naskah dan tetap bicara ke audiens. Di ujung klip ia membuka rahasia kecil: sejak awal sesi, ia sendiri membaca naskah lewat presenter view PowerPoint. Cara menyiapkan naskah lainnya, dari huruf kapital sampai penulisan angka, dibahas utuh di kelas. Expert: A.M. Iqbal Faiz Materi ini bagian dari kelas "The Art of Words : Jadi Pembawa Acara (MC) Professional" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/mcp/ #NaskahMC #MC #PembawaAcara #PublicSpeaking #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

[mendengus] ketika ketika ini ditulis ini tidak banyak koma di sini tidak banyak koma bahkan tidak ada tapi kalau kita ucapkan [berdehem] itu jadi berbeda tuh teman-teman tim slash bukanlah sekelompok orang slash yang slash bekerja slash bersama-sama gitu maka dikasih slash karena nanti mau kita ucapkan misalnya nih hadirin yang berbahagia Ya, tim bukanlah sekelompok orang yang bekerja bersama-sama, tapi tim adalah sekelompok orang yang saling percaya. Nah, padahal kita ngelirik tuh. Tapi kita sudah ngerti nih, oh slash-nya di sini. Oh, kata-katanya ini. Oh, spasinya. Nah, itu namanya melirik naskah, ya, Teman-teman ya. Eh, jangan salah loh. Saya ini baca naskah loh. Dari tadi saya ngomong itu di depan saya ada naskah loh, Teman-teman. Tapi kerasa enggak? Saya bolak-balik tuh lihat lihat Anda di layar nih di di kamera. Yang kedua, saya lihat wajah Anda di laptop saya. Plus saya lihat naskah yang presenter view itu. Kalau teman-teman kalau lagi tulis PowerPoint ada presenter view itu saya tulis naskah plek ketiplek tapi pengucapannya tidak terasa kan. [musik] Yeah.