Login / Daftar
Restore dari Backup Gagal karena Backup-nya Ikut Kena Ransomware 0:48
0:00
0:48

Restore dari Backup Gagal karena Backup-nya Ikut Kena Ransomware

Ubaidillah Cyber Security Specialist / CISSP / CEH / CHFI Certified 1 Batch 1 Kelas
Eradikasi dan pemulihan adalah dua tahap yang paling gampang terlihat selesai padahal belum. Sebuah lembaga pembiayaan pernah terkena ransomware di data produksinya. Tim keamanannya memutus dan mengisolasi sistem yang terdampak, lalu memulihkan data dari cadangan. Ternyata cadangannya ikut terenkripsi - kemungkinan besar karena penyerang sempat bergerak menyamping (lateral movement) sampai ke sana sebelum dipotong. Dua salinan hilang sekaligus, dan dampaknya signifikan bagi perusahaan itu. Itu sebabnya urutan penanganan insiden di kelas tidak berhenti di kata 'restore'. Sesudah containment ada pengambilan bukti dan analisis forensik, penghapusan berkas mencurigakan, hardening sistem operasi dan sisi jaringan, baru pemulihan layanan - dan ditutup post learning. Expert: Ubaidillah Materi ini bagian dari kelas "Cybersecurity & Data Protection: Kesiapan UU PDP dan Keamanan Digital di Era AI" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/csa/ #Ransomware #Backup #IncidentResponse #KeamananSiber #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Cuman kita juga harus berhati-hati dalam proses eradikasi dan recovery karena pada beberapa saat yang lalu ada eh sebuah finance eh institusi yang dia itu keterkena ransem eh apa namanya eh data produksi eh production-nya eh kemudian oleh tim eh security-nya di sana eh apa namanya mereka cut off isolate kemudian mereka ee apa namanya? Restore data eh melalui data backup. Ternyata ada kesal ee apa namanya? Ee mungkin ada literal movement atau sesuatu hal, data backup-nya pun kena sehingga dua-duanya data itu apa namanya? Terkena ransam dan ini akan menjadi ee dampak yang signifikan bagi perusahaan tersebut gitu ya. [musik] H