Login / Daftar
Aset Besar Tapi Piutang Menumpuk, Ini yang Dibereskan Lebih Dulu 1:21
0:00
1:21

Aset Besar Tapi Piutang Menumpuk, Ini yang Dibereskan Lebih Dulu

Satyo Wicaksono Praktisi Finance, Accounting & Taxation 1 Batch 1 Kelas
Total aset yang naik terlihat seperti kabar baik, sampai kelihatan bahwa kenaikannya duduk di piutang dan utang usahanya ikut naik. Piutang yang belum tertagih membuat utang ke supplier sulit dibayar, dan supplier yang tahu pembayarannya lama akan berhenti mengirim barang. Urutan pembenahannya: tagih piutangnya lebih dulu supaya utang usaha bisa ditutup dan pasokan kembali jalan. Sesudah itu jangan mudah memberi piutang baru. Selama utangnya masih menumpuk, kas yang masuk dipakai menutup utang dulu, bukan dibagikan ke pemegang saham.

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

mau ngasih barang. Cospier enggak mau ngasih barang gara-gara kita banyak utang. Ya, kita gimana mau bisnis, mau jalan ya kan. Kalau kolom teks ini kita jualan nasi, jualan sayur gitu tapi enggak ada yang mau ngasih barang ke kita gara-gara tahu ee pembayarannya lama atau apa gitu. Itu kan malah malah jadi makin berantakan kan bisnisnya kan. Jadi walaupun asetnya gede gitu ya, tapi ke depannya seram juga nih gitu, banyak piutang gitu. Nah, berarti strateginya ya ee benar tadi yang Pak bilang tetap jualan tapi jangan jangan gampang ngasih ee apa namanya? Jangan gampang ngasih piutang ke orang lain gitu. Kalau mau jualan ya bayar cash gitu. Iya kan? Jadi ya terus uangnya jangan buat ee pemegang saham dulu gitu. Uangnya buat buat apa? Buat nutup utang dulu gitu. [musik] Yeah.