Login / Daftar
Kenapa Bisnis Bisa Kehabisan Uang Padahal Ada Penjualan? 1:14
0:00
1:14

Kenapa Bisnis Bisa Kehabisan Uang Padahal Ada Penjualan?

Resi Thatas Mahesa Praktisi & Pengajar Akuntansi dan Keuangan 4 Batch 3 Kelas
Uang masuk perusahaan biasanya cuma dari penjualan, tapi uang keluarnya datang dari banyak pos sekaligus. Itu sebabnya bisnis yang terlihat sehat pun rentan kehabisan kas saat krisis. Coba petakan arus kas keluar Anda: HPP dan pembelian bahan baku, biaya pemasaran, gaji karyawan, perjalanan dinas, listrik, air, telepon, sampai pajak. Kalau semua ini tidak dicatat dan dianalisis, perusahaan bisa kehabisan uang tanpa sadar begitu ada lonjakan harga atau penurunan penjualan. Expert: Resi Thatas Mahesa. Materi ini bagian dari kelas "Strategi Menghadapi Krisis Keuangan untuk Mempertahankan Aset" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/ska/ #manajemenkeuangan #aruskas #krisiskeuangan

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

semua sudah membuat ya laporan laba rugi gitu ya. Misalkan ee posisi uang masuk itu kalau kita perhatikan ya di akun laba rugi itu enggak terlalu banyak gitu ya dibandingkan risiko uang keluarnya gitu ya. Kan uang masuk itu biasanya cuman dari penjualan gitu kan. Mohon maaf dari penjualan kemudian ee dari mungkin ada keuntungan pendapatan lain-lain kemarin yang sempat kita bahas gitu ya. Kemudian enggak banyak sih ya, cuman itu-itu aja ya. Sedangkan potensi perusahaan tuh kehabisan uang tuh banyak gitu ya. Pertama dari HPP gitu ya, pembelian bahan baku, pembelian bahan ee bahan pembantu, persediaan barang jadi gitu ya, proses produksi dan lain sebagainya. Terus lagi ada biaya pemasaran, biaya marketing, biaya gaji karyawan, kemudian biaya perjalanan dinas, listrik, air, telepon, belum lagi pajak, belum. Nah, oleh karena itu memang ee perusahaan itu juga sangat rentan gitu ya terhadap ee terjadinya krisis karena memang faktor uang keluarnya ini kecenderungannya H [musik]