Login / Daftar
Kenapa Data Kualitatif Perlu Di-coding? 1:35
0:00
1:35

Kenapa Data Kualitatif Perlu Di-coding?

Hasan Bisri Ahli Statistik, NVivo, R & Python 4 Batch 3 Kelas Statistik, Teknik Industri, NVivo, R, Python, Tableau
Data kualitatif sering datang berantakan, seperti tumpukan kertas atau potongan puzzle. Coding membantu merapikannya: mengorganisasi data agar lebih mudah dianalisis, mengidentifikasi tema dan pola, dan mempermudah proses analisis. Materi dari kelas Mastering NVivo untuk riset kualitatif bersama Hasan Bisri. Selengkapnya di taalenta.id/nvo/

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Nah, tujuan pengkodean sendiri tentunya kita pengin data kita itu terorganisir ya. Jadi tujuan yang pertama adalah mengorganisasi data. Jadi ee kita analogikan seperti misalkan Bapak Ibu punya tumpukan-tumpukan kertas gitu ya. Nah, ketika kita punya kode-kode untuk tumpukan kertas tersebut, kita kan lebih rapi ya, lebih terstruktur gitu ya, lebih terorganisasi gitu. Yang kedua mengidentifikasi tema dan pola. Jadi ee seperti kita mencari ee apa konteks dari file atau video atau gambar yang kita punya. Nah, tujuan utama coding adalah menemukan pola-polanya dan tema-tema yang terkandung di dalam file-file tersebut, gitu. Yang ketiga ada mempermudah analisis. Jadi, dengan data yang sudah terorganisir tadi, kita jadi lebih mudah mencari terus membandingkan gitu ya, menghubungkan informasi yang relevannya. Nah, yang keempat ada memberikan struktur pada data. Biasanya kan data-data kualitatif itu kan masih berantakan ya, Bapak, Ibu. seperti [musik]