Login / Daftar
Cara Kerja AI: LLM Cuma Menebak Kata Berikutnya Seperti Keyboard HP 1:17
0:00
1:17

Cara Kerja AI: LLM Cuma Menebak Kata Berikutnya Seperti Keyboard HP

Aulia Rahman Hanifan Software Engineer & AI Trainer 2 Batch 2 Kelas Software Engineering, Prompt Engineering, Agentic Engineering
Model AI seperti ChatGPT atau Claude sebenarnya bekerja mirip fitur prediksi kata di keyboard HP Anda: ia menebak kata atau token berikutnya, bukan berpikir seperti otak manusia. Karena dilatih dari teks dalam jumlah sangat besar, tebakannya terasa seperti pemahaman sungguhan. Ini juga alasan kenapa prompt yang sama bisa menghasilkan jawaban berbeda tiap kali dijalankan: prosesnya bersifat probabilistik, bukan pasti. Memahami cara kerja ini membantu Anda memberi instruksi yang lebih jelas dan tidak kaget kalau hasilnya bervariasi. Expert: Aulia Rahman Hanifan. Materi ini bagian dari kelas "Vibe Coding untuk Non-Developer: Buat Web App Fullstack Sendiri dengan Claude Code" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim atau perusahaan: https://taalenta.id/vcn/ #carakerjaAI #LLM #vibecoding #belajarAI #kecerdasanbuatan

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

itu disebutnya LLM atau large language model atau model bahasa besar. Karena jenis A itu ada banyak dan kita spesifik pakai eh satu jenisnya LLM. Oke, jadi LLM itu cara kerjanya seperti apa sih? Ternyata cara kerjanya itu seperti prediksi kata di keyboard HP. Itu mirip-mirip sekali. Jadi ee dia bukan berpikir seperti otak manusia, melainkan dia hanya menebak prediksi ee apa menebak atau memprediksi kata atau token apa setelahnya. Oke. Maka di sini dia bilang begitu dilatih ee banyak teks sehingga tebakannya seperti ini kita ee kata kuncinya adalah seperti pemahaman sungguhan. Jadi cara kerjanya adalah ee menebak kira-kira kata setelah kata ini apa ya, setelah kata ini apa ya. Nah, cuman karena dia dilatih begitu besar datanya maka dia ee terasa sungguhan. Oke ya. Jadi ini ee pemahaman pertama. Jadi jangan dianggap LLM itu seperti otak manusia. Enggak. Dia murni menebak kata selanjutnya. Ah, ini [musik]