Login / Daftar
Kalau Konteks Sudah Lewat 60 Persen, Rangkum Lalu Pindah Sesi Baru 0:52
0:00
0:52

Kalau Konteks Sudah Lewat 60 Persen, Rangkum Lalu Pindah Sesi Baru

Aulia Rahman Hanifan Software Engineer & AI Trainer 2 Batch 2 Kelas Software Engineering, Prompt Engineering, Agentic Engineering
Semakin panjang satu sesi chat dengan AI, semakin besar peluang jawabannya melebar dan instruksi awal terlewat. Di kelas ini polanya disebut smart zone versus dumb zone: dipakai sebagian kapasitas, AI tetap fokus dan ingat detail; dijejali sampai mendekati batas, AI mulai melewatkan instruksi dan jawabannya melebar. Berapa persen batas amannya tidak ada angka baku. Sebagian praktisi memakai 40 persen, sebagian 50 persen. Expert di kelas ini memakai 60 persen sebagai patokan kerjanya sendiri: lewat dari itu, isi sesi dirangkum dulu lalu dipindahkan ke sesi baru, bukan diteruskan di sesi yang sama. Kebiasaan turunannya sederhana: jaga satu sesi tetap fokus pada satu topik, mulai chat baru saat topiknya berganti, dan pecah dokumen panjang supaya diproses bertahap. Expert: Aulia Rahman Hanifan Materi ini bagian dari kelas "Claude untuk Profesional & Business Owner" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/cld/ #ContextWindow #Claude #PromptEngineering #AIUntukKerja #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Jadi ada namanya smart zone versus dum zone. Artinya apa? Artinya kalau kita masukin konteks sampai 100% result-nya jauh lebih jelek dibandingkan kita ngasih 0 sampai 60%. Nah, angka-angka ini sebenarnya ee cara tahunya ya kita harus sering-sering sering-sering pakai. Jadi ada ada orang yang bilang 40% kalau sudah 40% ya dia harus new session lagi. Ada yang bilang 50% kalau 50% dia new session lagi. Nah tapi kalau saya sih patokannya 60% ini biasanya masih ok lah. Kalau lebih dari itu biasanya saya eh summarize terus saya taruh lagi ke sesi yang baru. [musik]