Login / Daftar
Anda Bisa Mengunci Kemurnian Etana di Kolom lewat Rasio C2/C3 di Aliran Bawah 0:50
0:00
0:50

Anda Bisa Mengunci Kemurnian Etana di Kolom lewat Rasio C2/C3 di Aliran Bawah

Abyadh Basyari Fahmi Process Engineer | 5 Years in Petrochemical Industry | Optimization & Simulation 3 Batch 1 Kelas
Spesifikasi kolom distilasi tidak harus ditulis sebagai fraksi satu komponen. Di Aspen HYSYS ada juga column component ratio, yaitu perbandingan dua komponen pada satu aliran. Pada contoh di klip ini, spek yang dipasang adalah rasio etana terhadap propana di aliran bawah deethanizer sebesar 0,01. Hasilnya dibaca ulang di worksheet: etana di bottom 0,0067 dan propana 0,6698, dan 0,0067 dibagi 0,6698 memang menghasilkan 0,01. Karena spek di bawah dikunci, kemurnian di atas ikut tertentukan. Pada tabel yang sama, etana di distilat 0,9260 atau 92,60 persen, dan di overhead 0,9693 atau 96,93 persen. Yang perlu diperhatikan: memilih fase pada spek juga mengikuti letak stage-nya. Spek di reboiler bagian bawah memakai fase liquid, sementara spek di kondensor bagian atas memakai fase vapor. Expert: Ir. Abyadh Basyari Fahmi, S.T., M.T. Materi ini bagian dari kelas "Oil & Gas Simulation using Aspen HYSYS" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/ogs/ #AspenHYSYS #Deethanizer #KolomDistilasi #SimulasiProses #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Sini bottom 2 untuk rasio antara etan dengan propen adalah 0,06 kanannya kanannya. Nah, itu 0,0067 bawahnya adalah 0,67. Nah, ini kalau dibagi bisa teman-teman bagi ya 0,0067 dibagi dengan 0,67 adalah 0,01. Jadi, ini yang bisa kita setting sehingga hasil topnya itu si etannya itu adalah 0,92 atau 92,6% itu kan ya. Nah, itu. Nah, itu yang didestilat yang di overhead lebih tinggi lagi 596 kominya, Mas. Nah, itu adalah 56,93. Ini untuk etanizer berarti produknya adalah etan seperti itu, ya. Oke, diclose. [musik]