Login / Daftar
Kontak R-S-T Tidak Serempak? Itu Risiko Ledakan di Breaker 0:58
0:00
0:58

Kontak R-S-T Tidak Serempak? Itu Risiko Ledakan di Breaker

Maulana Afif Praktisi PLTS & Energi Terbarukan 16 Batch 8 Kelas Power Engineering, Renewable Energy, ETAP, Hybrid PLTS Engineering, Simulasi, Analisis Kelayakan Proyek
Setelah breaker di-overhaul, ada dua tes yang tidak boleh dilewatkan. 1. TES OPEN-CLOSE TIME - mengukur kecepatan respon kontak breaker saat membuka dan menutup. Angkanya penting karena terkait langsung dengan koordinasi setting proteksi. 2. TES KESEREMPAKAN - memastikan ketiga fasa (R, S, T) terhubung dan terlepas SECARA SERENTAK. Kalau tidak serempak, sistem jadi tidak seimbang. Dan kalau bebannya sedang tinggi, ketidakseimbangan itu bisa berujung ledakan. Breaker yang "kelihatan normal" belum tentu serempak. Itu cuma ketahuan lewat pengujian. Expert: Maulana Afif, S.T. Materi ini bagian dari kelas "Strategi Maintenance Sistem Kelistrikan Industri: Mengurangi Downtime pada Transformer & Switchgear" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/mts/ #Breaker #Switchgear #Maintenance #Kelistrikan #Proteksi

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

kecepatan respon dari kontak-kontak. Ee tes yang lain yang tidak kalah pentingnya adalah tes keserempakan dari ketiga kontak dalam perikat tersebut pada saat open maupun terserampakan pada close ya. Jadi tes keserempakan ini dilakukan ya untuk memastikan bahwasanya ya ee bahwasanya di situ ya antara fasa RST dia itu terhubung atau terlepas secara serentak ya. Kalau tidak nanti ee efek yang terjadi adalah ee ini ya terjadi ketidakseimbangan sistem sehingga ee kalau di situ bebannya langsung tinggi ya itu bisa menimbulkan ledakan gitu. Yeah.