Login / Daftar
Banyak Chat Masuk tapi Tidak Ada yang Closing, Ini yang Sering Terlewat 1:02
0:00
1:02

Banyak Chat Masuk tapi Tidak Ada yang Closing, Ini yang Sering Terlewat

Yohannes Tjioe Ahli AI / Kolaborator Siagga.AI 1 Batch 1 Kelas
Kendala kedua yang sering dialami pebisnis: chat yang masuk banyak, tapi berhenti di situ saja. Setelah informasi diberikan, pelanggannya menghilang. Pesannya dibaca, lalu tidak dibalas lagi. Di cuplikan ini dibahas peran automated follow up: chatbot diprogram untuk mengirim pesan kembali ke orang-orang tersebut, misalnya satu hari kemudian, tiga hari kemudian, dan tujuh hari kemudian. Jadi kenapa banyak yang chat tapi tidak berujung closing? Salah satu kemungkinannya sederhana: follow up-nya yang kurang konsisten. Expert: Yohannes Tjioe Materi ini bagian dari kelas "Jualan Otomatis Pakai AI, WA & IG Hemat Biaya, Naikkan Omzet!" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/jai/ #FollowUp #ChatbotWhatsApp #OtomasiPenjualan #Closing #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

gitu. Lalu yang kedua eh automated followups. Automated followup ini juga bisa dibilang ee hal kedua yang jadi kendala bagi pebisnis. Banyak chat masuk tapi berhenti di situ saja. Jadi setelah kita memberikan informasi customer lalu menghilang php atau menghilang atau read only. Dibaca saja pesannya. Di sini perannya E chatbot untuk melakukan eh automated followups. Jadi automated followup ini kita bisa program untuk chatbot mengirimkan pesan kembali ke orang-orang tersebut. Mungkin 1 hari kemudian, 3 hari kemudian, 7 hari kemudian. Ini bisa dibilang vital. Kenapa sih kok customer banyak yang ngechat tapi enggak closing-closing? ya. Nah, itu kemungkinan kita lupa melakukan ini secara konsisten. pull up-nya yang kurang konsisten. [musik]