Login / Daftar
24 VDC pada PLC Itu Tegangan Catu Daya, dan Relay Anda Harus Menyesuaikan 1:25
0:00
1:25

24 VDC pada PLC Itu Tegangan Catu Daya, dan Relay Anda Harus Menyesuaikan

Maulana Afif Praktisi PLTS & Energi Terbarukan 16 Batch 8 Kelas Power Engineering, Renewable Energy, ETAP, Hybrid PLTS Engineering, Simulasi, Analisis Kelayakan Proyek
Angka 24 VDC yang tertulis di spesifikasi PLC sering dikira tegangan untuk sensornya. Bukan. Itu tegangan catu daya controller-nya, dan sekaligus tegangan yang dipakai jalur digital input dan output. Konsekuensinya baru terasa di tahap pengadaan. PLC tidak pernah menggerakkan beban besar secara langsung. Untuk menjalankan elektromotor ratusan kilowatt dengan sistem star delta, keluaran PLC hanya memerintah komponen di antaranya, dan komponen itu relay atau kontaktor. Kalau controller-nya Anda tentukan 24 VDC, relay yang dipakai pun harus 24 VDC. Di sinilah pengalaman lapangan menentukan. Di pabrik tempat expert bekerja, relay kecil 24 VDC jarang tersedia; yang selalu ada di gudang justru komponen 220 volt, sehingga PLC-nya pun dipilih 220 volt. Jadi tegangan PLC sebaiknya mengikuti standar dan stok suku cadang di tempat Anda, bukan sebaliknya. Terlalu banyak variasi tegangan hanya membuat bagian pembelian dan teknisi kebingungan. Expert: Maulana Afif, S.T. Materi ini bagian dari kelas "Professional PLC & SCADA Mastery" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/psm/ #PLC #Relay #OtomasiIndustri #PanelListrik #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Jadi ini, Pak. Kalau 24 VDC itu sebenarnya tegangan input CLC ya. Tegangan ini ya, apa namanya? Ee adaptornya ya, tegangan catu dayanya. Itu bukan tegangan untuk sensor, Pak. 24 VDC itu tegangan untuk satu daya dan untuk digital output maupun digital. Kalau kita pakai tentukan 24 VDC ya nanti kadang kan digital output kan pakai komponen tambahan Pak, pakai relay. Misal kita ee pengin menggunakan VLC itu untuk mengontrol ya ee mengontrol elektromotor yang besar yang pakai sistem ee start delta katakanlah elektromotor 100 kW kan gak mungkin kalau PLC langsung kita hubungkan ke 100 kW kan pasti butuh komponen tambahan Pak. Nah itu pertimbangannya yaitu tadi ee mungkin dalam pembelian komponen tambahan itu tadi katakanlah kita tentukan 24 VDC berarti relay yang kita gunakan ya harus 24 VDC juga. Nah, apakah sparep di tempat Bapak itu untuk 24 VDC itu familiar digunakan atau gak? Kalau memang kayak tempat saya, Pak. Tempat saya itu jarang e jarang relay-relay kecil gitu. Biasanya V4 eh 8 itu hanya untuk frame. Kalau untuk frame apa eh yang besar-besar itu 220 220 volt. Makanya eh PLC di tempat saya pakainya 220 volt. Jarangnya pakai 24 VDC gitu. Sebenarnya itu di disesuaikan dengan ee kondisi di perusahaan masing-masing sama termasuk budaya di sana juga ya. gitu [musik]