Login / Daftar
5 Teori Kombinasi Warna untuk Logo dan Brand 1:17
0:00
1:17

5 Teori Kombinasi Warna untuk Logo dan Brand

Ismael Chariss Desainer Grafis & Logo / Identitas Visual / Award-winning Designer 1 Batch 1 Kelas
Memilih warna untuk logo bisa lebih terarah dengan bantuan color wheel dan lima teori kombinasi warna: complementary (warna berlawanan arah), analogous (warna bersampingan), triadic (pola segitiga), split complementary, dan tetradic (empat warna). Menurut Ismael Chariss, memahami kombinasi ini membantu menyusun warna brand yang harmonis dan enak dilihat. Expert: Ismael Chariss. Materi ini bagian dari kelas "Logo Design untuk Identitas Brand" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/lgd/ #LogoDesign #DesainLogo #TeoriWarna #KombinasiWarna #Branding

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

lima teori warna gitu. Nah, yang pertama ada komplementary. Jadi, jadi komplementary ini dia secara color-nya itu dia ee yang arahnya berlawanan gitu. Misalkan di sini ada warna ungu, maka lawan arahnya berlawanan arah dari si ungu ee kek kuning juga kekuningan seperti itu. Nah, kita bisa pakai kedua warna ini untuk kombinasi ee warna brand seperti itu ya. Yang kedua ada analogus. Analogus ini dia yang berdampingan yang bersampingan gitu. Tiga warna yang bersampingan ini namanya analogus. Terus ada juga triadik. Triadik ini yang dia ee segitiga seperti ini. Jadi kombinasi warnanya bisa ungu, oren, hijau, atau misalkan kalau kita mau ngambil birunya ini sebagai warna utamanya, kita bisa pakai warna oren dan warna hijau kekuningan sebagai kombinasinya. Atau misalkan split komplementary. Nih, ini bedanya sama triadik. Split komplementary ini dia ee lebih mengerucut ya segitiganya. Misalkan kita pakai kombinasi ungu, maka kita bisa e menyandingkan dengan warna oren atau kekuningan seperti itu. atau ini tertik [musik]