Login / Daftar
Kenapa Font Display Jarang Dipakai untuk Logo? 0:57
0:00
0:57

Kenapa Font Display Jarang Dipakai untuk Logo?

Ismael Chariss Desainer Grafis & Logo / Identitas Visual / Award-winning Designer 1 Batch 1 Kelas
Dari sekian gaya font seperti sans serif, serif, handwritten, script, dan display, justru font display yang paling jarang dipakai untuk logo. Menurut Ismael Chariss, font display cenderung terlalu rumit karena punya banyak elemen tambahan seperti bayangan atau ornamen, sehingga sulit tetap terbaca saat logo diperkecil. Kalaupun ingin memakainya, gaya font tetap harus menyesuaikan kepribadian brand. Expert: Ismael Chariss. Materi ini bagian dari kelas "Logo Design untuk Identitas Brand" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/lgd/ #LogoDesign #DesainLogo #Font #Tipografi #DesainGrafis

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

itu ada font display ini sebenarnya jarang sih dipakai untuk logo. Jarang banget e font display ini untuk logo karena karena dia eh beberapa font display ini dia terlalu rumit untuk dijadikan sebuah logo gitu. Nah, font display ini dia ee sebuah font yang sebenarnya fontnya mirip mirip keempat font ini. Cuma dia ada tambahan grafisnya gitu. Misalkan, misalkan di sini dia ada efek shadown-nya gitu atau mungkin di font display yang lain dia ada grafis love-nya atau grafis tambah tambahan kayak tumbuhan atau tanaman kayak gitu. Nah, itu font display itu seperti itu. Nah, dia secara karakter dia pasti lebih stylish dan lebih unik ya, Teman-teman. Jadi eh mungkin brand-brand yang mau kita bikin kalau misalkan kita mau pakai display font itu bisa tapi harus tetap menyesuaikan sama brand personality-nya kayak gitu. [musik] Yeah.