Login / Daftar
AI Menyisipkan Data dari Obrolan Lama ke Dokumen Baru, Ini Sebabnya 0:46
0:00
0:46

AI Menyisipkan Data dari Obrolan Lama ke Dokumen Baru, Ini Sebabnya

Sultan Aulia Associate Expert taalenta bidang artificial intelligence dan Inovasi Produktivit 34 Batch 18 Kelas
Asisten AI berbasis percakapan menyimpan memori dari obrolan sebelumnya. Memori itu tidak diminta ulang saat Anda memulai pekerjaan baru, tetapi tetap ikut terbaca ketika AI diminta menyusun dokumen. Akibatnya bisa mengejutkan. Sebuah dokumen kebutuhan produk yang baru saja dibuat ternyata memuat lokasi dan topik dari riset lain yang pernah dibantu di percakapan lama. Tidak ada yang mengetiknya, tetapi konteksnya terbawa sendiri. Yang perlu diingat: hasil AI bukan cuma cerminan perintah hari itu, melainkan juga cerminan riwayat percakapan yang menempel di akun tersebut. Kalau ada bagian yang terasa asing, periksa dulu memorinya sebelum menyalahkan perintahnya. Expert: Sultan Aulia Materi ini bagian dari kelas "Agentic AI dengan Google AntiGravity dan Codex untuk Akademik dan Perkantoran" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/gag/ #MemoriAI #PromptEngineering #AgenticAI #DokumenPRD #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Soalnya di kan chat GPT itu nyimpan memori ya, nyimpan apa namanya? Nyimpan memori percakapan gitu kan. Nah, karena chat GPT saya tuh saya pernah pernah bantuin itulah apa namanya? Bantuin salah satu penelitian orang Sorong gitu. Jadi objek penelitiannya tuh di Sorong dan topiknya juga tentang banjir. Jadi ketika saya di ketika saya minta buat bikinin PRD gitu ya dia ngambil dari referensi itu mungkin ya dari referensi percakapan itu sehingga munculnya di PRD ini jadi deh jadi deh muncul sorongnya gitu. [musik] Yeah.