Login / Daftar
Kenapa Banyak Orang Memakai AI Seperti Mesin Pencari 1:07
0:00
1:07

Kenapa Banyak Orang Memakai AI Seperti Mesin Pencari

Sultan Aulia Associate Expert taalenta bidang artificial intelligence dan Inovasi Produktivit 34 Batch 18 Kelas
Masalah pemakaian AI hari ini jarang ada di AI-nya. Dari yang Sultan Aulia lihat di lapangan, banyak orang memperlakukan AI persis seperti mesin pencari: ketik kata kunci, ambil hasilnya, selesai. Polanya berulang. Bertanya satu kali lalu langsung copy paste hasilnya, besoknya mengulang prompt yang sama dari awal. AI-nya tidak pernah dipersonalisasi, jadi ia tidak tahu SOP, template, dan gaya bahasa yang diharapkan organisasi. Hasilnya memang cepat, tapi sering tidak konsisten. Seperti tertulis di slidenya: masalahnya bukan AI-nya, masalahnya AI belum diberi konteks kerja. Selengkapnya di kelas Claude untuk Bisnis & Produktivitas Kerja: https://taalenta.id/clb/ Expert: Sultan Aulia

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Nah, jadi ee masalah penggunaan AI hari ini itu apa sih sebetulnya? Kan ketika saya melihat di lapangan dan juga bertanya-tanya ternyata tuh masih banyak orang yang ngetrade AI itu layaknya kayak pakai Google gitu ya, kayak pakai search engine. Jadi kita kan kalau pakai Google kan kita ya sudah pakai keyword tertentu terus kita klik gitu. Nah, ternyata juga ee banyak orang yang ngreat kayak cloud, GPT, dan sebagainya pun sama seperti itu. Jadi bertanya satu kali lalu langsung kopas gitu ya hasilnya dan juga besoknya pun mengulang dengan gaya prompting yang sama. Jadi si EA-nya tuh tidak dipersonalisasi lah gitu ya. Jadi enggak tahu tuh SOP-nya kayak gimana, template dan gaya bahasa yang diharapkan itu kayak gimana gitu. J. J. Sebetulnya para pengguna tuh ee apa masalahnya itu adalah mereka ingin hasil yang cepat tapi kadang kala hasilnya itu sering enggak konsisten gitu ya. Karena memang ya tadi ya diat AI-nya tuh layaknya apa? layarnya tuh seperti pakai [musik]