Login / Daftar
Prompt Gambar AI: Deskripsikan Gambarnya, Jangan Minta Dibuatkan 0:53
0:00
0:53

Prompt Gambar AI: Deskripsikan Gambarnya, Jangan Minta Dibuatkan

Sultan Aulia Associate Expert taalenta bidang artificial intelligence dan Inovasi Produktivit 34 Batch 18 Kelas
Menulis prompt untuk AI gambar tidak sama dengan menulis prompt di chatbot teks. Di chatbot teks, wajar membuka dengan kalimat permintaan. Di generator gambar, kalimat seperti itu justru membuang ruang prompt tanpa menambah informasi visual apa pun. Caranya: langsung deskripsikan gambarnya. Bukan "saya ingin membuat logo", melainkan "sebuah logo bernama X, di dalamnya terdapat siluet ayam berwarna putih, dominan warna oranye". Model gambar membaca deskripsi, bukan permintaan. Panduannya sama untuk logo maupun potret: tentukan subjek utamanya lebih dulu, baru gaya dan teknik artistiknya. Konteks tetap dijelaskan, hanya saja bentuknya deskripsi visual, bukan kalimat perintah. Expert: Sultan Aulia Materi ini bagian dari kelas "Belajar AI Prompt Engineering: Teknik, Strategi, dan Best Practices" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/aip/ #PromptGambarAI #AIImageGenerator #PromptEngineering #AIGeneratif #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

buat logo tuh pada dasarnya mirip-mirip sih dengan itu dengan ee panduan buat prom gambar ini. Jadi jelasin dulu konteksnya. Nah, cuman konteks di sini tuh ee bukan kayak konteks ketika kita menulis di GPT atau ketika menulis di platform AI text to tex ya. Jadi kalau kita menulis prom gambar itu adalah kita langsung deskripsikan kalimat itunya apa namanya? Kalimat gambarnya gitu. Jadi jangan minta dia sor jangan kita tulis saya ingin membuat logo. Nah, jangan kayak gitu. Tapi langsung jelasin aja logo misalkan ya, logo Yeah. [musik]