Login / Daftar
Apa Bedanya Dashboard HTML dan React? Kapan Cukup HTML, Kapan Perlu React 1:19
0:00
1:19

Apa Bedanya Dashboard HTML dan React? Kapan Cukup HTML, Kapan Perlu React

Sultan Aulia Associate Expert taalenta bidang artificial intelligence dan Inovasi Produktivit 35 Batch 18 Kelas
Dashboard yang dibuat lewat AI biasanya keluar sebagai satu file HTML. File itu tinggal dibuka di browser dan gampang dibagikan. Tidak perlu memasang Node.js di laptop, jadi persiapannya sederhana. React lebih cocok kalau dashboard-nya tumbuh jadi aplikasi: komponennya dipakai berulang, tersambung ke server atau API (misalnya untuk fitur AI yang merangkum data), dan dikembangkan jangka panjang. Gantinya, React biasanya butuh lingkungan pengembangan seperti Node.js, package manager, dan proses build. Jadi pilihannya bukan soal mana yang lebih canggih, tapi seberapa rumit dashboard itu dan siapa yang memakainya. Di kelas, dashboard penjualan dibangun sebagai HTML statis supaya bisa langsung dibuka di browser. Expert: Sultan Aulia. Materi ini bagian dari kelas "Membuat Workflow AI Agent untuk Kerja Harian (Slide Deck & Interactive Dashboard) dengan Claude Cowork & ChatGPT Work" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim atau perusahaan: https://taalenta.id/acc/ #Dashboard #HTML #React #AIAgent #Taalenta

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

saya akan menjelaskan gitu ya kayak perbedaan dashboard yang basisnya itu HTML, CSS JavaScript dengan dashboard yang berbasiskan React. Nah, jadi eh karakteristik dari HTML itu sebetulnya hanya dashboard sederhana aja dan si file-nya itu bisa dibagikan. Itu enggak perlu kita instal Nons di laptop kita. Nah, jadi kalau yang HDML tuh enggak perlu itu semua. Jadi benar-benar sesederhana itu. Jadi kelebihannya tuh setup-nya sederhana. Nah, jadi si dashboard ini karena kan kita buat dashboardnya itu berbasiskan web ya, bukan dashboard yang di Excel gitu bukan, tapi yang dashboard web gitu. Nah, maka dari itu paling cocok kalau mungkin ada pertanyaan ee di ke depannya kalau misalkan saya ingin mengintegrasikan e ke server kita kayak gimana gitu ya. Cocoknya itu pakai e react gu ya namanya tuh. dan juga ada beberapa komponen yang bisa digunakan kembali ya, reusable componen serta juga kita bisa sambungkan mungkin ke API yang buat fitur AI ke depannya gitu ya buat summarizing data-data yang kita masukkan. Nah, jadi cocoknya di hal-hal yang seperti itu. Dan kalau React ini si output dashboard-nya React ini cocok buat pengembangan di ee jangka panjang kayak gitu ya. [musik] Yeah.