Login / Daftar
Apa Bedanya Claude Sonnet dan Opus? Sonnet untuk Diskusi, Opus untuk Menggarap Output 1:02
0:00
1:02

Apa Bedanya Claude Sonnet dan Opus? Sonnet untuk Diskusi, Opus untuk Menggarap Output

Sultan Aulia Associate Expert taalenta bidang artificial intelligence dan Inovasi Produktivit 35 Batch 18 Kelas
Sudah berlangganan Claude tapi pemakaian cepat habis? Menurut Sultan Aulia, langganan berbayar bukan berarti pemakaian tanpa batas, jadi pemilihan model perlu diatur. Strategi yang ia pakai: Sonnet dulu sebagai model dasar untuk berdiskusi dan menyiapkan bahan. Opus baru dipakai di akhir, saat menggarap output seperti laporan atau analisis data. Begitu hasilnya jadi, pindah lagi ke Sonnet. Ini strategi pribadi pembicara dari pengalamannya, bukan aturan resmi, dan nama serta batas pemakaian tiap model bisa berubah mengikuti kebijakan penyedia. Selengkapnya di kelas Claude untuk Bisnis & Produktivitas Kerja: https://taalenta.id/clb/ Expert: Sultan Aulia

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

Jadi meskipun bayar itu bukan berarti penggunaannya itu unlimited gitu ya. Meskipun bayar sekali lagi bukan berarti penggunaannya itu unlimited. Karena skema bisnis model AI zaman sekarang tuh sudah seperti itu. Nah, jadi perlu kita pintar-pintar ya bagaimana cara untuk mengatur limit usage. Yaah seperti itu ya. Salah satunya itu adalah dengan menggunakan sonet dulu untuk ee apa namanya? untuk sebagai bahan dasar. Nah, nanti ada pertanyaan, lalu kapan pasnya menggunakan opus? Nah, pasnya menggunakan opus itu ketika kita sudah berdiskusi panjang lebar menggunakan sonet, lalu di akhir tuh kita ingin menggarap sesuatu, menggarap output-nya ya. Entah itu report atau entah itu data analisa dan lain-lain. Baru silakan gunakan opus. Nah, tapi kalau sudah ada output-nya switch lagi ke sonet. Nah, gitu aja terus ya. Nah, itu strategi ee saya dalam menghemat usage limit seperti itu. [musik]