Login / Daftar
Kerja UI/UX Sendirian? Manfaatkan ChatGPT untuk Bikin Problem Statement 1:32
0:00
1:32

Kerja UI/UX Sendirian? Manfaatkan ChatGPT untuk Bikin Problem Statement

Misbachul Umam UI/UX DESIGNER / HUMAN-CENTERED DESIGN / TRAINER STUDI INDEPENDEN KEMENDIKBUD 1 Batch 1 Kelas
Tidak semua orang punya tim saat mengerjakan proyek UI/UX. Menurut Misbachul Umam, kamu tetap bisa jalan sendiri dengan memanfaatkan AI. Salah satunya menjadikan ChatGPT sebagai UX research expert untuk membantu menyusun problem statement yang lebih tajam saat kamu ragu dengan kalimatmu sendiri. AI juga bisa membantu merapikan narasi portofolio agar lebih enak dibaca. Kuncinya, teori dan proses tetap kamu yang pegang, sementara AI berperan sebagai asisten yang mempercepat dan memperhalus hasil kerjamu. Expert: Misbachul Umam. Materi ini bagian dari kelas "AI untuk UI/UX" di Taalenta. Cek jadwal batch berikutnya, akses rekaman lengkapnya, atau ajukan kelas privat untuk tim/perusahaan: https://taalenta.id/aux/ #UIUX #ChatGPT #AI #ProblemStatement #UXResearch

Transkrip otomatis, mungkin ada salah kata.

kayak gitu. Jadi, semua proses sebenarnya bisa dilakukan secara individu, Teman-teman. Ee individu dalam arti Teman-teman sendirian nih, enggak enggak enggak enggak berdua atau bertiga gitu kan. Teman-teman bisa memanfaatkan AI juga ketika teman-teman stuck ee apa namanya? Ketika teman-teman stuck dalam membuat sebuah desain atau misalnya ingin bikin sebuah problem statement tapi ragu-ragu kok kalimatnya kayak kurang oke ya. Nah, teman-teman bisa memanfaatkan chat GPT untuk mengoptimasi kalimat problem statement, memfasilitasi atau memfituri eh membuat chat GPT itu as a UX research expert gitu kan untuk membuatkan problem statement, kalimat problem statement yang sesuai bagi case study-nya teman-teman. Jadi eh kata-kata teman-teman dalam menyusun sebuah portofolio itu juga lebih teroptimasi semuanya teman-teman. Misalnya Chat GPT juga karena dia generatif ya tipenya kita bisa menggunakan itu untuk ee ngisi desain website yang sudah kita buat. Kemudian kita menceritakan kembali proses desain kita as a whole portofolio gitu ya. Semua portofolio jadi satu. Kemudian kita menciptakan prosesnya kita di sini sebagai apa. Nah, kalimat-kalimat itu agar lebih optimal kita bisa minta chat GPT untuk ee nge edit gitu ya atau membuat kalimat yang lebih ee apa namanya? Provokatif. Eh bukan provokatif lebih naratif gitu ya. Lebih indah atau lebih bagus gitu sehingga lebih enak dibaca. [musik] Yeah.