Login / Daftar ID | EN
Dua Penawaran Kredit, Dua Cara Berhitung: Kenapa Bunga Flat Selalu Lebih Mahal dari Angkanya
Foto: Pexels
Akuntansi Bisnis

Dua Penawaran Kredit, Dua Cara Berhitung: Kenapa Bunga Flat Selalu Lebih Mahal dari Angkanya

Dua penawaran mendarat di meja pada minggu yang sama. Yang satu menyebut bunga flat 0,7 persen per bulan. Yang satu lagi menyebut bunga efektif 15 persen per tahun. Angka pertama terlihat jauh lebih ringan, dan di situlah masalahnya: dua angka itu tidak sedang mengukur hal yang sama, jadi membandingkannya langsung akan menyesatkan.

Dasar hitungnya berbeda, bukan besarannya

Otoritas Jasa Keuangan membedakan keduanya dari dasar perhitungan. Bunga flat dihitung dari pokok pinjaman awal sepanjang tenor, sehingga angsurannya tetap sama dari bulan pertama sampai terakhir. Bunga efektif dihitung dari sisa pokok yang belum dibayar, sehingga porsi bunganya ikut menyusut setiap bulan. Karena pada skema flat sisa utang Anda menyusut tetapi bunganya tidak, beban sebenarnya selalu lebih besar daripada angka yang tertulis.

Kebiasaan mengutipnya juga berbeda. Perusahaan pembiayaan dan koperasi lazim menyebut flat, sementara bank lazim menyebut efektif. Selisih kebiasaan ini yang membuat penawaran yang lebih mahal justru terdengar lebih murah.

Berapa besar selisihnya

Ambil pinjaman Rp60.000.000 dengan tenor 36 bulan dan bunga flat 8 persen per tahun. Bunga totalnya Rp14.400.000, sehingga angsurannya Rp2.066.667 per bulan. Arus kas yang sama itu, kalau dihitung ulang atas sisa pokok, setara dengan bunga efektif sekitar 14,55 persen per tahun. Hampir dua kali lipat angka di brosur.

Pola itu cukup stabil. Untuk tenor 12 sampai 48 bulan dan bunga flat 6 sampai 12 persen per tahun, angka setara efektifnya jatuh di kisaran 1,7 sampai 1,9 kali lipat. Sebagai patokan kasar di kepala, kalikan sekitar 1,8. Flat 6 persen dengan tenor 12 bulan setara 10,90 persen efektif. Flat 12 persen dengan tenor 12 bulan setara 21,46 persen. Patokan ini cukup untuk menyaring, tetapi keputusan akhir sebaiknya memakai angka penawaran yang sebenarnya.

Biaya di muka mengubah angkanya lagi

Provisi, biaya administrasi, dan premi asuransi umumnya dipotong dari pencairan. Artinya uang yang benar-benar Anda terima lebih kecil daripada pokok yang dicicil, sedangkan angsurannya tetap dihitung dari pokok penuh. Pada contoh di atas, potongan di muka sebesar 3 persen membuat dana yang cair menjadi Rp58.200.000, dan bunga efektifnya naik dari 14,55 persen menjadi sekitar 16,71 persen. Selisih dua persen lebih ini hampir tidak pernah muncul di brosur.

Ingin mendalaminya lebih terstruktur? Taalenta punya kelas Making Your First Marketing Strategy For Your Business, For The Company.

Konsekuensi lain dari skema flat sering baru terasa belakangan: karena bunganya sudah dipatok dari pokok awal, melunasi lebih cepat tidak otomatis memangkas bunga secara sebanding. Tanyakan aturan pelunasan dipercepat sejak awal, bukan saat Anda sudah ingin melunasi.

Meminta angka efektif bukan permintaan istimewa

Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2024 tentang Transparansi dan Publikasi Suku Bunga Dasar Kredit, yang berlaku sejak 8 Desember 2024, menempatkan Suku Bunga Dasar Kredit sebagai indikasi suku bunga efektif terendah, dan meminta bank umum konvensional memperhatikan perlindungan konsumen dalam bentuk pemberitahuan perubahan suku bunga serta konversi flat ke efektif di dalam offering letter.

Di lingkup yang lebih luas, Peraturan OJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, yang berlaku sejak 22 Desember 2023 dan menggantikan POJK 6/POJK.07/2022, memuat sebelas penguatan. Salah satunya mewajibkan pencantuman biaya serta komisi bagi agen pemasaran atau perantara di dalam perjanjian. Jadi meminta rincian biaya dan angka setara efektif adalah hal yang memang seharusnya tersedia.

Cara membandingkan yang setara

Terjemahkan dulu semua penawaran ke satu satuan, yaitu bunga efektif per tahun setelah memperhitungkan biaya di muka, baru bandingkan. Kalau ingin menyingkat hitungannya, ada alat pembanding bunga flat dan efektif yang menghitung keduanya sekaligus. Hasil semacam itu berguna untuk menyetarakan penawaran, dan tetap perlu dicocokkan dengan simulasi resmi dari pemberi pinjaman, karena pembulatan, hari bunga, denda, dan asuransi bisa berbeda.

Sumber