Baca angka di tiap pelat, lalu ketik jawabannya. Ini screening awal, bukan pemeriksaan medis: hasilnya bergantung pada layar yang Anda pakai, dan yang bisa memastikan hanya pemeriksaan mata oleh tenaga kesehatan.
Sebelum mulai, matikan mode malam dan filter cahaya biru, lalu naikkan kecerahan layar. Ketiganya menggeser warna dan bisa membalik hasilnya. Pelat pertama sengaja dibuat terbaca oleh siapa pun; kalau yang itu saja meleset, berarti layarnya yang perlu dibereskan lebih dulu.
Untuk menyaring, cukup berguna. Untuk memastikan, tidak.
Tes resmi dilakukan dengan pencahayaan, jarak pandang, dan waktu baca yang dikontrol. Halaman web tidak punya satu pun dari itu. Layar yang berbeda menampilkan warna yang berbeda, dan mode malam atau filter cahaya biru bisa membalik hasilnya sama sekali.
Yang paling perlu diwaspadai bukan hasil yang jelek, melainkan hasil yang bersih. Screening di layar bisa melewatkan kasus ringan. Kalau Anda memerlukannya untuk syarat kerja, SIM, atau pendaftaran instansi, yang dipakai tetap pemeriksaan oleh tenaga kesehatan.
Bukan. Tidak ada satu pun pelat Ishihara yang dipindai atau disalin di sini. Metode Ishihara sendiri sudah lama menjadi ranah publik, tapi edisi cetak dan aplikasi digitalnya masih dilindungi masing-masing penerbitnya.
Pelat di halaman ini dibangkitkan sendiri memakai prinsip yang sama, yaitu pelat pseudoisokromatik: angka dan latarnya dibuat sama terangnya, sehingga satu-satunya petunjuk yang tersisa adalah warna.
Syarat itu bukan klaim, tapi hasil ukur. Tiap pasangan warna dicari lewat penelusuran menyeluruh dan harus lolos tiga hal sekaligus: rasio kontras mendekati 1 (praktis sama terang), jarak warna besar di penglihatan biasa, dan menyatu setelah disimulasikan dengan matriks Machado. Angkanya dihitung ulang tiap kali kode diuji.
Karena kalau angka dan latarnya berbeda terang, siapa pun bisa membacanya tanpa melibatkan penglihatan warna sama sekali. Mata menangkap beda gelap terang jauh lebih kuat daripada beda warna.
Ini kesalahan yang paling sering ada pada tiruan pelat Ishihara yang beredar. Pelatnya terlihat meyakinkan, tapi sebenarnya menguji ketajaman, bukan warna, dan semua orang lulus.
Sebagian bisa disebut, sebagian tidak, dan batasnya bukan soal kehati-hatian melainkan hasil pengukuran.
Yang disebutkan: rumpun merah hijau, dan perkiraan ringan atau kuatnya. Rumpun ini mencakup hampir seluruh kasus buta warna, sekitar 8 persen pria dan 0,5 persen perempuan.
Yang tidak diperiksa sama sekali: rumpun biru kuning (tritan). Pelatnya sengaja tidak dipasang, dan alasannya terukur. Selisih warna yang hilang di mata tritan letaknya pada sumbu yang paling sedikit menyumbang perbedaan warna yang kita lihat, jadi pelat yang menyembunyikan angka dari mata tritan otomatis juga nyaris tak terbaca oleh mata biasa. Setelah seluruh ruang warna disapu, selisih terbaik yang bisa dicapai cuma sekitar dua pertiga dari ambang yang kami pakai untuk menyebut sebuah pelat layak baca. Ditambah lagi, mata memang kurang tajam membedakan biru kuning pada pola titik rapat. Pelat semacam itu akan lebih sering menuduh orang bermata biasa daripada menemukan tritan, yang jumlahnya di bawah 0,01 persen.
Yang tidak disebutkan: protan (kepekaan merah berkurang) atau deutan (kepekaan hijau berkurang). Memisahkan keduanya butuh pelat yang menyatu bagi satu jenis tapi tetap terbaca jenis lain, dan itu harus berlaku pada bentuk berat maupun ringan. Dari 2.782 warna yang ditelusuri, tidak ada satu pun pasangan yang memenuhinya di layar biasa. Pasangan yang lolos pada bentuk berat justru terbalik pada bentuk ringan, sehingga akan menyebut jenis yang keliru.
Menentukan jenis dan derajatnya butuh rangkaian pelat yang jauh lebih panjang serta pemeriksaan tambahan seperti uji Farnsworth. Itu ranah tenaga kesehatan, bukan halaman web.
Kalau yang Anda butuhkan justru melihat bagaimana desain Anda tampak di mata yang berbeda, itu pekerjaan lain: simulator buta warna.
Butuh yang lebih dari sekadar hitungan?
Kalau persoalan Anda menyangkut kasus nyata di perusahaan, kami menyediakan konsultasi dan pelatihan yang disusun khusus, dibawakan langsung oleh expert yang menanganinya sehari-hari.
Konsultasi & layanan korporatScreening awal, bukan diagnosis. Alat ini tidak memeriksa mata Anda secara medis dan tidak bisa dipakai sebagai surat keterangan. Hasil di layar Anda bergantung pada kalibrasi monitor, pencahayaan ruangan, dan pengaturan warna perangkat. Untuk keperluan resmi, periksakan ke dokter mata atau fasilitas kesehatan.