Login / Daftar ID | EN
Koneksi Google di n8n Putus Tiap Tujuh Hari? Cek Status Layar Persetujuan OAuth
Foto: Pexels
IT AI

Koneksi Google di n8n Putus Tiap Tujuh Hari? Cek Status Layar Persetujuan OAuth

Workflow n8n Anda jalan lancar selama seminggu. Lalu node Google Sheets atau Gmail mendadak membalas galat otorisasi, padahal tidak ada yang diubah. Penyebabnya sering bukan n8n dan bukan workflow-nya. Penyebabnya satu pengaturan di Google Cloud yang baru kelihatan setelah tujuh hari.

Angka yang perlu dicatat

Hal Angka Dari mana
Umur izin akun uji 7 hari sejak persetujuan Dokumentasi Google dan n8n
Batas pengguna uji 100 akun Pusat bantuan Google Cloud
Batas pengguna aplikasi belum terverifikasi 100 pengguna baru, seumur proyek Pusat bantuan Google Cloud

Aturannya begini. Proyek Google Cloud dengan tipe pengguna External dan status publikasi Testing hanya mendapat refresh token yang berlaku tujuh hari. Dokumentasi n8n menyebut hal yang sama: persetujuan dan token kedaluwarsa setelah tujuh hari. Untuk aplikasi External, n8n juga mencatat bahwa statusnya otomatis Testing, dan hanya akun yang Anda daftarkan sebagai pengguna uji yang bisa menyelesaikan proses otorisasi.

Jadi koneksi yang Anda buat hari ini akan putus minggu depan kalau status proyeknya masih Testing. Menyambung ulang kredensial di n8n memperbaikinya, tapi hanya untuk tujuh hari berikutnya.

Cek ini sebelum menyalahkan workflow

Buka Google Cloud Console, lalu menu Google Auth Platform atau OAuth consent screen. Lihat tiga isian:

Ingin mendalaminya lebih terstruktur? Taalenta punya kelas N8N dan AI Integration untuk Membangun Smart Workflow & AI Agent.

  1. Audience atau tipe pengguna. External berarti siapa pun yang punya akun Google. Internal hanya untuk anggota organisasi Google Workspace Anda.
  2. Status publikasi. Testing berarti batas tujuh hari tadi berlaku. In production berarti aplikasi terbuka untuk semua akun Google.
  3. Daftar pengguna uji. Akun yang dipakai n8n harus ada di sini selama status masih Testing.

Kalau akun Google Anda berada di dalam organisasi Workspace, tipe Internal membatasi akses ke anggota organisasi itu sendiri. Dokumentasi n8n dan Google sama-sama menyebut pilihan ini.

API yang harus hidup per proyek

Pembatasan token bukan satu-satunya sumber galat. Tiap proyek Google Cloud perlu mengaktifkan API-nya sendiri di APIs & Services, bagian Library. Proyek baru berarti aktifkan ulang semuanya. Dokumentasi n8n mencatat satu kaitan yang sering kelewat: node Google Docs, Sheets, dan Slides membutuhkan Google Drive API selain API-nya sendiri. Jadi Sheets saja tidak cukup. Gmail cukup dengan Gmail API.

Satu hal lagi di sisi n8n: URL pengalihan (redirect URL) yang disalin dari kredensial n8n harus dimasukkan persis ke bagian Authorized redirect URIs di klien OAuth Google. Untuk uji lokal, Google menerima alamat localhost.

Kenapa tidak langsung dipublikasikan saja

Memindahkan status ke In production terdengar seperti jalan pintas, tapi ada harga yang menyertainya. Google mengelompokkan cakupan akses (scope) ke tiga golongan: non-sensitif, sensitif, dan terbatas. Pada Gmail API, gmail.send tergolong sensitif dan butuh verifikasi aplikasi OAuth tambahan. Scope seperti gmail.readonly, gmail.compose, dan gmail.modify tergolong terbatas, dengan verifikasi yang lebih berat. Aplikasi yang belum terverifikasi akan menampilkan layar peringatan kepada pengguna dan terkena batas 100 pengguna baru.

Untuk otomasi pribadi atau satu tim kecil, kebanyakan orang tidak butuh aplikasi publik. Pilihan yang lebih masuk akal: pakai tipe Internal kalau punya Workspace, atau terima siklus tujuh hari dan jadwalkan sambung ulang. Untuk aplikasi yang melayani banyak pengguna, rencanakan verifikasi dari awal, bukan setelah koneksi pertama putus.

Kalau Anda lebih mudah mengikuti urutan layar Google Cloud lewat tayangan, ada klip penjelasan langkah pengaktifan API-nya di halaman video ini.

Sumber