Login / Daftar ID | EN
Taalenta dan Akasacara Film Berkolaborasi Hadirkan Program Edukasi Produksi Film untuk Pelajar dan Komunitas
Taalk Hub

Taalenta dan Akasacara Film Berkolaborasi Hadirkan Program Edukasi Produksi Film untuk Pelajar dan Komunitas

Taalenta melalui Taalk Hub resmi menjalin kerja sama strategis dengan Akasacara Film, rumah produksi di balik film Setan Alas yang akan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia pada 5 Maret 2026.

Kolaborasi ini bukan sekadar dukungan promosi film, tetapi merupakan inisiatif edukatif yang dirancang untuk membuka akses pembelajaran industri perfilman kepada generasi muda dan komunitas kreatif.

Mendorong Literasi Industri Film Sejak Bangku Sekolah

Melalui kerja sama ini, Taalenta akan menyediakan operasional berbagai kelas tematik yang membahas proses produksi film secara menyeluruh. Materi yang dihadirkan mencakup tahapan kreatif dan teknis, mulai dari pengembangan ide, penulisan naskah, proses pra-produksi, manajemen produksi, hingga distribusi dan strategi publikasi film.

Ingin mendalaminya lebih terstruktur? Taalenta punya kelas Instrumentasi dan Kontrol Industri.

Program ini dirancang dengan pendekatan praktis dan aplikatif, sehingga peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan gambaran nyata tentang dinamika kerja di industri film.

Target utama penerima manfaat program ini adalah:

  • Sekolah Menengah Atas (SMA)
  • Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)
  • Sekolah vokasi
  • Komunitas kreatif dan perfilman

Dengan pendekatan ini, diharapkan pelajar dan komunitas dapat melihat industri film sebagai bidang profesional yang memiliki struktur kerja, sistem produksi, serta peluang karier yang luas.

Taalk Hub sebagai Ruang Kolaborasi

Taalk Hub berperan sebagai penghubung antara dunia industri dan dunia komunitas, termasuk pendidikan. Melalui ekosistem kelas dan forum diskusi yang selama ini dikembangkan, Taalk Hub menghadirkan ruang interaksi langsung antara praktisi film dan peserta program.

Pendekatan ini memungkinkan terjadinya transfer pengalaman yang lebih kontekstual, sekaligus memperkenalkan standar kerja industri yang relevan dengan kebutuhan saat ini.

Dukungan Sekolah Vokasi UGM

Program ini juga mendapatkan dukungan langsung dari Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada. Keterlibatan institusi pendidikan vokasi memperkuat aspek akademik sekaligus memastikan materi yang disampaikan selaras dengan kompetensi yang dibutuhkan di dunia kerja.

Kolaborasi antara rumah produksi film, lembaga pelatihan, dan institusi pendidikan ini menjadi contoh model sinergi yang menghubungkan industri kreatif dengan pengembangan talenta muda.

Menghubungkan Film dan Pendidikan

Film bukan hanya medium hiburan, tetapi juga ruang pembelajaran. Melalui program ini, proses produksi film diangkat sebagai sarana edukasi yang memperkenalkan kerja tim, manajemen proyek, kreativitas, serta disiplin produksi kepada generasi muda.

Dengan momentum penayangan Setan Alas pada 5 Maret 2026, kolaborasi ini diharapkan menjadi awal dari rangkaian program edukasi industri kreatif yang lebih luas dan berkelanjutan.