Login / Daftar ID | EN
Sebelum Klik Allow di Claude Cowork: Tiga Mode Izin dan yang Tak Pernah Ditanya
Foto: Pexels
Cyber Security AI

Sebelum Klik Allow di Claude Cowork: Tiga Mode Izin dan yang Tak Pernah Ditanya

Agen AI yang bekerja langsung di komputer mengubah satu kebiasaan kecil menjadi keputusan penting: mengklik tombol Allow. Di Claude Cowork, tombol itu muncul saat Claude hendak membuka folder, memakai konektor, menyentuh aplikasi, atau menghapus berkas. Salah satu klip kelas Claude untuk Profesional dan Business Owner di Taalenta menyinggung kebiasaan ini: permintaan izin dibaca dulu, jangan langsung disetujui. Artikel ini merinci apa yang sebenarnya ada di balik tombol itu, berdasarkan dokumentasi resmi Anthropic per September 2026.

Dua kelompok alat: membaca dan bertindak

Anthropic membagi alat Claude menjadi dua kelompok. Alat baca mengakses isi, misalnya membaca kotak masuk email atau mengambil tangkapan layar. Alat tulis mengubah sesuatu di lingkungan Anda: membuat undangan kalender, menjalankan perintah, mengklik layar, atau menghapus berkas. Alat tulis diperlakukan lebih ketat karena akibatnya nyata dan kadang tidak bisa dibatalkan.

Pembagian ini penting karena risiko terbesar agen AI, yaitu prompt injection, hanya berhasil jika dua syarat terpenuhi sekaligus: Claude membaca konten dari luar batas kepercayaan Anda (halaman web, email, dokumen kiriman orang lain), dan Claude diizinkan melakukan tindakan yang merugikan. Memutus salah satu syarat sudah menyulitkan serangan. Tombol Allow adalah tempat Anda memutus syarat kedua.

Tiga mode persetujuan

Cowork punya tiga mode yang bisa diganti kapan saja dari pemilih mode di kotak obrolan. Hasil akhirnya bergantung pada kombinasi mode dan pengaturan izin tiap konektor.

Mode Konektor Always allow Konektor Needs approval Konektor Blocked
Manually approve disetujui Claude bertanya ditolak
Automatically approve alat baca disetujui; alat tulis dan hapus diputuskan Claude diputuskan Claude ditolak
Skip all approvals disetujui disetujui ditolak

Perbedaan yang paling sering terlewat ada di dua baris terakhir. Pada Automatically approve, setiap tindakan tetap diperiksa keamanannya sebelum dijalankan, termasuk indikasi prompt injection dan pengiriman data keluar; kalau terus-menerus terblokir, Claude kembali bertanya per langkah. Mode ini memakai kuota lebih banyak karena ada pemeriksaan tambahan. Pada Skip all approvals, tidak ada yang memeriksa apa pun. Anthropic sendiri menyarankan mode ini hanya dipakai kalau Anda memercayai sepenuhnya setiap konektor, berkas, aplikasi, dan situs yang terlibat.

Ingin mendalaminya lebih terstruktur? Taalenta punya kelas Claude untuk Profesional & Business Owner: Dari Basic Prompting sampai Bikin Artifacts, Deck, dan Laporan Siap Pakai.

Yang selalu ditanya, dan yang tidak pernah ditanya

Dua hal berada di luar tabel di atas.

Pertama, penghapusan permanen berkas selalu meminta izin eksplisit, di mode mana pun. Anda akan melihat prompt dan harus memilih Allow sebelum Claude menghapus. Inilah prompt yang paling layak dibaca sampai habis, karena hasilnya tidak bisa ditarik kembali.

Kedua, computer use memakai logika lain. Saat Claude mengklik dan mengetik langsung di layar, tidak ada sandbox di antara Claude dan aplikasi Anda, dan tidak ada pemeriksaan izin per tindakan seperti pada operasi berkas. Izin diberikan di tingkat aplikasi: Claude bertanya sebelum menyentuh setiap aplikasi baru, kategori seperti platform investasi dan kripto diblokir sejak awal, dan Anda bisa menambahkan aplikasi lain ke daftar blokir. Yang berjalan otomatis hanyalah pemindaian indikasi prompt injection. Satu catatan penting dari dokumentasinya: tautan yang diklik di satu aplikasi tetap terbuka di aplikasi lain, walau Claude tidak diberi izin ke aplikasi itu.

Daftar periksa sebelum menekan Allow

  1. Baca objeknya, bukan hanya kata kerjanya. Prompt hapus untuk berkas sementara berbeda dari prompt hapus untuk folder kerja.
  2. Cocokkan dengan tugas yang Anda berikan. Permintaan mengakses folder, situs, atau aplikasi yang tidak Anda sebut adalah sinyal untuk berhenti, bukan untuk mengizinkan.
  3. Pakai folder kerja khusus, bukan seluruh Documents, dan jauhkan dokumen keuangan, kredensial, serta data pribadi orang lain dari jangkauan Claude. Tutup juga aplikasi berisi informasi sensitif, karena Claude memahami layar lewat tangkapan layar.
  4. Turunkan ke Manually approve saat menyentuh akun sensitif, memakai alat atau plugin baru untuk pertama kali, atau saat kesalahannya sulit dibatalkan seperti mengirim pesan.
  5. Untuk tugas terjadwal yang berjalan tanpa Anda tonton, hindari data sensitif dan tindakan berdampak, lalu periksa hasilnya setiap kali selesai.

OWASP menamai kegagalan di sisi ini sebagai Excessive Agency: agen diberi fungsi, izin, atau otonomi melebihi yang dibutuhkan tugasnya, sehingga tindakan berdampak tinggi berjalan tanpa persetujuan manusia. Tombol Allow yang dibaca dengan sadar adalah kendali human-in-the-loop paling sederhana yang Anda punya.

Kalau lebih enak melihat konteksnya langsung dari kelas, ada klipnya.

Sumber